Dari Tanah Bekasi, Energi Nusantara Bangkit Kembali: HARSERA dan Dispar Kabupaten Bekasi Bangun Sinergi Strategis untuk Pariwisata, Budaya, dan Investasi

BEKASI | MEDIA BELA RAKYAT — Semangat membangun Kabupaten Bekasi melalui kolaborasi lintas sektor kembali mengemuka dalam audiensi antara HARSERA Event Organizer dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Jum’at (24/7/2026). Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut menjadi ruang dialog strategis untuk membahas pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, investasi, dan kebudayaan melalui program BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176 bertajuk “Dari Tanah Bekasi, Energi Nusantara Bangkit Kembali.” Audiensi dilaksanakan dalam semangat kolaborasi Pentahelix yang sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif, serta ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya yang mengatur pembangunan daerah, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat.

Audiensi dihadiri oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Nunung Nur’aeni, S.Kom., M.Si., didampingi Nadine Clara selaku Staf Bidang Pemasaran Pariwisata. Dari HARSERA Event Organizer hadir Direktur Utama sekaligus Ketua Pelaksana BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176 Moh Cahyadi (Den Cupank), Direktur Kreatif Delva Surya Helmi, Staf Kreatif Ajo Deni, serta Budayawan sekaligus Pembina HARSERA Event Organizer Cakranegara. Pertemuan berlangsung hangat, produktif, dan menghasilkan kesepahaman untuk melanjutkan komunikasi serta koordinasi dalam koridor kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Ketua Pelaksana BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176, Moh Cahyadi yang akrab disapa Den Cupank, menegaskan bahwa kegiatan yang digagas HARSERA Event Organizer bukan sekadar penyelenggaraan sebuah festival, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menghadirkan wajah baru Kabupaten Bekasi di mata Indonesia, “BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176 kami hadirkan sebagai panggung kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, pelaku usaha, UMKM, BUMDes, komunitas, insan budaya, akademisi, media, dan masyarakat. Kabupaten Bekasi selama ini dikenal sebagai kawasan industri bertaraf internasional, namun di balik kekuatan industrinya tersimpan kekayaan budaya, sejarah, destinasi wisata, ekonomi kreatif, serta sumber daya manusia yang luar biasa. Melalui semangat Dari Tanah Bekasi, Energi Nusantara Bangkit Kembali, kami ingin membangun sebuah gerakan yang menghubungkan investasi dengan kebudayaan, industri dengan pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi dengan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi menjadi mitra strategis dalam memperkuat promosi daerah, sementara sinergi dengan pengelola kawasan industri, termasuk MM2100 dan para pemangku kepentingan lainnya, dapat menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Menyambung paparan tersebut, Direktur Kreatif HARSERA Event Organizer Delva Surya Helmi menjelaskan bahwa konsep penyelenggaraan dirancang dengan pendekatan kreatif yang mengintegrasikan promosi pariwisata modern, teknologi digital, seni budaya, ekonomi kreatif, pameran investasi, promosi UMKM, hingga ruang interaksi antara pemerintah, industri, dan masyarakat. “Kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak secara ekonomi, sosial, dan budaya. Bekasi memiliki cerita besar yang layak dikenal publik, mulai dari destinasi wisata, sejarah, kuliner, hingga kreativitas masyarakatnya. Melalui BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176, kami berharap lahir narasi baru bahwa Kabupaten Bekasi bukan hanya pusat industri, melainkan juga rumah bagi inovasi, budaya, dan pariwisata yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kreativitas harus menjadi jembatan yang mempertemukan identitas daerah dengan peluang investasi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, Jum’at (24/7/2026).

Dalam sesi diskusi, Budayawan sekaligus Pembina HARSERA Event Organizer, Cakranegara, menyoroti pentingnya membangun keseimbangan antara kemajuan industri dengan pelestarian budaya. Menurutnya, ribuan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi merupakan modal strategis yang perlu disinergikan dengan pemerintah, pelaku budaya, dunia pendidikan, media, dan masyarakat agar menghasilkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga jati diri budaya, memperkuat karakter masyarakat, dan membangun peradaban yang berkeadilan. Sebagaimana disampaikannya dalam forum, “Ketika industri bertumbuh berdampingan dengan budaya, ketika investasi berjalan seiring pemberdayaan masyarakat, dan ketika pemerintah serta masyarakat saling menguatkan, maka Bekasi tidak sekadar berkembang. Kabupaten Bekasi akan bangkit menjadi peradaban yang memberi manfaat bagi Indonesia,” tuturnya.

Dari hasil audiensi, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis, antara lain memperkuat komunikasi kelembagaan, penyempurnaan konsep penyelenggaraan BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176, peluang kolaborasi promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pembahasan mengenai fasilitasi komunikasi lintas pemangku kepentingan dan kemungkinan penerbitan surat rekomendasi sesuai mekanisme administrasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pertemuan juga menghasilkan kesepahaman untuk melanjutkan pembahasan teknis pada tahapan berikutnya bersama pihak-pihak terkait.

Menutup audiensi, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Nunung Nur’aeni, S.Kom., M.Si., menyampaikan apresiasi atas gagasan dan semangat kolaboratif yang dipresentasikan HARSERA Event Organizer, “Kami mengapresiasi ide dan konsep kreatif yang disampaikan HARSERA Event Organizer dalam upaya memperkuat promosi Kabupaten Bekasi melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kebudayaan. Pada prinsipnya, Dinas Pariwisata menyambut baik terbangunnya komunikasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami siap menjalin koordinasi dan kolaborasi sesuai tugas, fungsi, kewenangan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembahasan mengenai fasilitasi komunikasi lintas pihak maupun kemungkinan penerbitan surat rekomendasi akan mengikuti mekanisme administrasi yang berlaku. Harapan kami, inisiatif seperti BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176 dapat memberikan kontribusi positif bagi promosi pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, serta memperkuat citra Kabupaten Bekasi sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.” Tutupnya.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *