PAPUA – BELA RAKYAT – Wakil Ketua Adat Wanam, Marianus Magaepe Moiwen, menilai penelusuran sejarah kampung dan silsilah setiap marga menjadi langkah penting untuk memperjelas asal-usul sekaligus hubungan kekerabatan masyarakat adat.
Menurut Marianus, masing-masing marga memiliki perjalanan sejarah serta garis keturunan yang berbeda. Karena itu, pencatatan silsilah perlu dilakukan secara sistematis agar hubungan antaranggota keluarga dari satu generasi ke generasi berikutnya dapat diketahui dengan jelas.
“Setiap marga mempunyai sejarah dan garis keturunan masing-masing. Karena itu, kita perlu menyusun silsilah secara runtut, mulai dari leluhur terdahulu hingga keturunan yang hidup pada generasi sekarang,” ujar Marianus.
Ia menjelaskan, penyusunan pohon silsilah bukan sekadar mencatat nama-nama anggota keluarga. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga pengetahuan mengenai asal-usul masyarakat dan memperkuat pemahaman tentang hubungan kekeluargaan.
“Kalau silsilah disusun dengan baik, generasi muda akan lebih mudah mengetahui asal-usul mereka dan memahami bagaimana hubungan kekerabatan dalam keluarga maupun antarmarga,” katanya.
Marianus berharap dokumentasi sejarah dan silsilah dapat menjadi sumber rujukan yang terus digunakan oleh generasi muda. Dengan adanya catatan tersebut, pengetahuan mengenai identitas keluarga dan hubungan kekerabatan di masyarakat Wanam dapat tetap terjaga.
“Dokumentasi ini nantinya bisa menjadi rujukan bagi anak-anak muda supaya mereka tidak kehilangan pengetahuan tentang identitas dan hubungan kekeluargaan mereka,” tuturnya.






