Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Apresiasi GEBRAK Vol 2 2026, Pariwisata dan Ekraf Jadi Kekuatan Baru Daerah

BEKASI | MEDIA BELA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi resmi membuka GEBRAK (Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif) Vol.2 Kabupaten Bekasi Tahun 2026 pada Jum:at (7/8/2026) di District 1 Meikarta, Cibatu, Cikarang Selatan. Perhelatan yang akan digelar selama 3 hari, 7-9 Agustus 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi manifestasi nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai pilar pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berdaya saing. Langkah ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif, serta prinsip penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pembukaan GEBRAK 2026 berlangsung meriah dengan menghadirkan unsur pemerintah, TNI-Polri, pelaku industri, komunitas kreatif, budayawan, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga dunia usaha. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dari dalam maupun luar daerah mempertegas bahwa pembangunan pariwisata tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi yang mampu menggerakkan investasi, memperluas lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat identitas budaya Kabupaten Bekasi di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri nasional.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Nunung Nur’aeni, S.Kom., M.Si., menegaskan bahwa GEBRAK merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh kekuatan daerah dalam satu panggung promosi yang bermartabat, “GEBRAK bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan strategi pemasaran pariwisata yang dirancang untuk memperkenalkan kekayaan destinasi, seni budaya, produk ekonomi kreatif, kuliner, hingga potensi investasi Kabupaten Bekasi kepada masyarakat luas. Kami ingin membangun optimisme bahwa Kabupaten Bekasi memiliki wajah lain yang kaya akan budaya, kreativitas, dan potensi wisata. Dengan kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat, kami optimistis sektor pariwisata akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya kepada awak media BelaRakyat.com, Jum’at (7/8/2026).

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Hj. Mien Aminah (berdiri tengah berkebaya hijau) bersama Kepala Bidang Pemasaran Dispar, Nunung Nur’aeni (sebelah Plt Kepala Dinas) kala ber-swafoto dengan jajaran kedinasan lainnya. (Foto dokumen pribadi Media BelaRakyat.com)

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Hj. Mien Aminah, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa penyelenggaraan GEBRAK merupakan implementasi visi Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat daya saing daerah melalui pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.

“Kami ingin menghadirkan ekosistem pariwisata yang mampu menghubungkan kekuatan industri, budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu gerakan pembangunan yang harmonis. Kabupaten Bekasi memiliki modal yang sangat besar, baik dari sisi infrastruktur, aksesibilitas, sumber daya manusia, maupun kekayaan budaya. GEBRAK menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Bekasi bukan hanya kawasan industri terbesar di Indonesia, tetapi juga daerah yang memiliki pesona wisata, kreativitas, dan warisan budaya yang layak menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat bahkan Indonesia,” tuturnya.

Apresiasi disampaikan Dra. Hj. Ani Rukmini, M.I.Kom., selaku Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, yang menilai penyelenggaraan GEBRAK merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata sebagai leading sector dalam membangun citra daerah, “Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata atas terselenggaranya GEBRAK 2026 Vol.2. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mampu menjadi ruang kolaborasi lintas sektor yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. DPRD Kabupaten Bekasi akan terus memberikan dukungan terhadap program-program yang mendorong peningkatan daya saing daerah, pengembangan UMKM, pelestarian seni budaya, serta promosi destinasi wisata agar Kabupaten Bekasi semakin dikenal sebagai daerah yang maju, kreatif, dan berbudaya,” ungkapnya.

Terlebih, rangkaian kegiatan GEBRAK 2026 turut melibatkan berbagai instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, kawasan industri, pusat perbelanjaan, lembaga keagamaan, lembaga sosial, hingga pengelola destinasi wisata dari berbagai daerah. Kolaborasi tersebut menjadi cerminan semangat pentahelix yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media dalam membangun ekosistem pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Sinergi lintas sektor diyakini akan mempercepat lahirnya inovasi, memperluas jejaring promosi, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap Kabupaten Bekasi sebagai kawasan yang ramah investasi sekaligus kaya akan nilai budaya. Imbuh wanita yang akrab disapa Ummy Ani.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Ani Rukmini, M.I.Kom. (baju pink-kanan) bersama istri Plt Bupati Bekasi (Nia Asep Surya Atmaja) kala menyaksikan GEBRAK Vol. 2 2026, Jum’at (7/8/2026).

Lebih dari sekadar perayaan hari jadi daerah, GEBRAK 2026 menjadi panggung kebangkitan identitas Kabupaten Bekasi yang memadukan denyut industri modern dengan kehangatan tradisi Nusantara. Di tengah gemerlap pembangunan, kegiatan ini menghadirkan pesan bahwa kemajuan ekonomi tidak boleh tercerabut dari akar budaya dan jati diri masyarakatnya. Dari setiap karya pelaku ekonomi kreatif, dari setiap alunan seni tradisi yang dipentaskan, hingga dari setiap langkah kolaborasi yang dibangun, terselip harapan agar Kabupaten Bekasi terus tumbuh sebagai daerah yang tangguh, berbudaya, inovatif, serta mampu memberi inspirasi bagi pembangunan pariwisata Indonesia.

Dengan terselenggaranya GEBRAK 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru pembangunan daerah yang selaras dengan arah kebijakan nasional. Momentum Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 diharapkan menjadi tonggak lahirnya sinergi yang semakin kokoh antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang maju, sejahtera, berbudaya, serta mampu bersinar sebagai destinasi unggulan di Jawa Barat dan Indonesia. Pungkas Hj. Ani Rukmini.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *