BANTAENG – BELA RAKYAT – Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil Sulsel I Fraksi Partai Golkar Hamka B. Kady kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I, khususnya Kabupaten Bantaeng. Melalui kegiatan silaturahmi dan dialog bersama masyarakat, Hamka menyerap berbagai usulan pembangunan yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak bagi daerah.
Menurut Hamka, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan modal penting dalam memperjuangkan program pembangunan di tingkat nasional. Sebagai anggota DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan desa, dan mitigasi bencana, ia memastikan seluruh masukan masyarakat akan dibawa ke forum pembahasan bersama pemerintah.
“Alhamdulillah, dapat bertemu langsung untuk menyerap aspirasi, berdiskusi, dan mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi bekal penting dalam memperjuangkan program-program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat kebersamaan dan menghadirkan manfaat bagi kemajuan Kabupaten Bantaeng,” ujar Hamka sebagaimana dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, kebutuhan peningkatan konektivitas antarwilayah, hingga persoalan anggaran daerah menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.
Hamka menegaskan bahwa tugas anggota DPR RI tidak hanya membuat undang-undang dan mengawasi jalannya pemerintahan, tetapi juga memastikan setiap suara rakyat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan nasional.
Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan di Tingkat Pusat
Hamka menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima tidak akan berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses semata. Seluruh usulan akan dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan nasional.
Ia mengatakan bahwa berbagai daerah yang dikunjunginya memiliki persoalan yang hampir serupa, yakni masih tingginya kebutuhan pembangunan infrastruktur serta terbatasnya kemampuan fiskal pemerintah daerah.
“Dalam perjalanan saya dari NTB, NTT sampai Sulawesi, kondisi daerah hampir sama. Semua masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar pembangunan dapat terus berjalan. Karena itu, seluruh kebutuhan daerah, termasuk rekomendasi yang kami terima, akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan anggaran,” ujar Hamka.
Hamka menjelaskan, pembangunan yang merata hanya dapat terwujud apabila pemerintah pusat dan daerah memiliki sinergi yang kuat, terutama dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
Anggaran Transfer Daerah Harus Diperkuat
Dalam dialog tersebut, Hamka memberikan perhatian khusus terhadap besaran anggaran transfer ke daerah. Menurutnya, keterbatasan dana transfer menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi banyak pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah kepala daerah menyampaikan kesulitan memenuhi kebutuhan pembangunan karena ruang fiskal yang dimiliki sangat terbatas.
“Kesimpulan kami, transfer daerah memang perlu diperkuat kembali demi kelanjutan pembangunan di masing-masing daerah. Banyak kebutuhan masyarakat yang belum dapat dipenuhi karena keterbatasan anggaran,” katanya.
Hamka menilai, apabila pemerintah daerah memiliki dukungan anggaran yang memadai, maka berbagai proyek strategis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat akan lebih cepat direalisasikan.
Ia pun memastikan bahwa persoalan tersebut akan menjadi perhatian DPR RI dalam pembahasan kebijakan fiskal dan penyusunan anggaran bersama pemerintah.
Kawal Usulan Bupati Bantaeng
Dalam kesempatan itu, Hamka juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi langsung dengan Bupati Bantaeng mengenai berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas daerah.
Ia menyatakan siap mengawal berbagai usulan tersebut agar memperoleh perhatian pemerintah pusat.
“Apa yang diminta oleh Bupati, apa yang kami diskusikan bersama, insyaallah akan kami coba perjuangkan. Kami ingin memastikan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bantaeng mendapat perhatian dalam pembahasan anggaran,” ujarnya.
Hamka menambahkan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah dengan DPR RI merupakan langkah penting agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Dorong Percepatan Program Inpres Jalan Daerah
Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Hamka juga menyoroti pentingnya Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang selama ini menjadi solusi bagi daerah yang memiliki keterbatasan anggaran pembangunan jalan.
Ia menegaskan, banyak pemerintah kabupaten tidak memiliki kemampuan fiskal yang cukup untuk membangun maupun memperbaiki infrastruktur jalan secara optimal. Karena itu, kehadiran Program Inpres Jalan Daerah menjadi sangat penting.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng telah mengusulkan pembangunan jalan melalui program tersebut dan usulan itu telah melalui proses verifikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
“Ketika kemampuan daerah terbatas untuk membangun jalan, maka hadir Program Inpres Jalan Daerah. Alhamdulillah, usulan dari Kabupaten Bantaeng sudah diverifikasi oleh Kementerian PU dengan nilai kurang lebih Rp100 miliar. Mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” jelas Hamka.
Ia berharap proses verifikasi dan penetapan program dapat berlangsung lebih cepat sehingga pembangunan tidak mengalami keterlambatan.
Infrastruktur Menjadi Kunci Pertumbuhan Daerah
Hamka menilai pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta menarik investasi baru.
Karena itu, ia menegaskan bahwa Komisi V DPR RI akan terus mengawal berbagai program pembangunan infrastruktur agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semakin baik infrastruktur yang dimiliki daerah, maka semakin besar pula peluang daerah tersebut berkembang. Karena itu kami akan terus mengawal agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Perjuangkan Pembangunan yang Berkeadilan
Di akhir kegiatan, Hamka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bantaeng. Ia menilai pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari Sulawesi Selatan, Hamka memastikan dirinya akan terus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Bantaeng dalam setiap pembahasan di DPR RI.
“Insyaallah seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat akan kami perjuangkan sesuai mekanisme yang ada. Kami ingin pembangunan di Kabupaten Bantaeng terus berlanjut, semakin merata, dan benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Hamka.






