Hamka B. Kady Tinjau Revitalisasi Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Proyek Rp26,6 Miliar APBN

MAKASSAR – BELA RAKYAT – Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, meninjau langsung pelaksanaan revitalisasi Masjid Al-Markaz Al-Islami di Kota Makassar.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana. Pekerjaan revitalisasi ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai kontrak sebesar Rp26.699.990.000 termasuk PPN.

Bacaan Lainnya

Anggarannya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026–2027, dengan masa pelaksanaan selama 270 hari kalender oleh pelaksana PT Delima Utama.

Dalam video kunjungan yang dikutip dari Instagram pribadinya, Hamka mengatakan:
“Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sore ini saya berkunjung ke Masjid Al Markaz Al Islami untuk melihat langsung renovasi Masjid Al Markaz Al Islami. Doa saya mudah-mudahan ini cepat selesai dan dapat dimanfaatkan,” kata Hamka seperti video di Instagram pribadinya.

Di lokasi, pelaksana proyek PT Delima Utama menjelaskan progres awal pekerjaan telah mencapai 0,84 persen setelah berjalan sekitar dua minggu. Pekerjaan mayor yang menjadi fokus saat ini adalah pekerjaan atap dengan material merek Tegola yang tengah dalam proses mobilisasi.

Sementara itu, pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Masjid yang telah berusia 30 tahun tersebut dinilai sudah waktunya untuk direnovasi.

“Atas nama pengurus, pembina dan pengawas menghaturkan rasa terima kasih karena masjid yang sudah umur 30 tahun ini pada akhirnya kita renovasi. Kami mohon dukungan terus dari Komisi 5 DPR RI khususnya Bapak Hamka B. Kady,” ujar pengurus masjid dalam video tersebut.

Hamka menegaskan agar pelaksanaan proyek mengedepankan kualitas.

“Mari kita kawal pelaksanaan kegiatan ini, karena Masjid Al-Markaz Al-Islami merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan dan ikon umat Islam di Sulawesi Selatan. Revitalisasi ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya agar hasilnya berkualitas, aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga berpesan langsung kepada pelaksana di lapangan:

“Terus saya pesan kepada pelaksana kegiatan ini, kerjakan dengan baik, kualitasnya ya. Jangan lupa kualitasnya. Saya sudah ingatkan bahwa kualitas yang utama.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *