TASIKMALAYA – BELA RAKYAT – Diplomasi parlemen tidak boleh hanya dimaknai sebagai upaya memperkuat hubungan antarnegara, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengembangan potensi daerah. Semangat tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam kegiatan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Day DPR RI yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Anggota DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, turut hadir dalam rangkaian kunjungan kerja BKSAP DPR RI tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan peran diplomasi parlemen dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam membuka akses kerja sama internasional yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkenalkan keunggulan lokal ke tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, Adde Rosi menekankan bahwa diplomasi parlemen harus memiliki orientasi yang lebih luas. Tidak cukup hanya membangun komunikasi dan hubungan baik dengan berbagai negara.
“Tetapi juga perlu menjadi jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan peluang di tingkat internasional,” kata Adde Rosi seperti dikutip di Instagram pribadinya.
Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan dan kekuatan ekonomi yang dapat dikembangkan melalui jejaring kerja sama global. Karena itu, pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan perlu mengambil bagian dalam memanfaatkan peluang diplomasi tersebut.
Melalui BKSAP Day, berbagai potensi Kota Tasikmalaya didorong agar semakin dikenal di kancah internasional. Mulai dari sektor kerajinan yang telah menjadi identitas daerah, perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, pendidikan, hingga sektor pariwisata dan kebudayaan.
“Tasikmalaya memiliki kekayaan produk lokal dan kreativitas masyarakat yang berpotensi menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Indonesia. Produk kerajinan, industri kreatif, serta berbagai usaha berbasis kearifan lokal bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan identitas budaya yang dapat menjadi daya tarik dalam hubungan dan promosi internasional,” jelas Adde Rosi.
Adde Rosi memandang, peluang tersebut perlu diikuti dengan penguatan kapasitas pelaku usaha, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, serta pembangunan jejaring kemitraan dengan berbagai pihak di luar negeri.
Diplomasi parlemen harus berdampak bagi masyarakat
Lebih jauh, kegiatan BKSAP Day menjadi ruang untuk memperkuat diplomasi publik, yakni pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam membangun citra, komunikasi, dan hubungan Indonesia dengan dunia internasional.
Dalam konteks pembangunan daerah, diplomasi publik dapat menjadi instrumen penting untuk memperkenalkan produk unggulan, membuka peluang investasi, memperluas pasar ekspor, serta membangun kolaborasi di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Dengan demikian, diplomasi tidak hanya berlangsung di ruang-ruang pertemuan antarparlemen atau forum internasional, tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM, pengusaha lokal, generasi muda, hingga masyarakat di tingkat daerah.
Sinergi antara BKSAP DPR RI dan Pemerintah Kota Tasikmalaya diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret dalam mengidentifikasi potensi kerja sama, mempertemukan mitra strategis, serta membuka akses yang lebih luas bagi produk dan keunggulan daerah.
Bagi Adde Rosi, penguatan diplomasi parlemen yang terhubung dengan kepentingan daerah merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran BKSAP DPR RI di Tasikmalaya sekaligus menjadi pengingat bahwa daerah tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika global. Sebaliknya, daerah harus mampu mengambil peran, memperkenalkan keunggulannya, dan menjadi bagian dari jaringan kerja sama internasional.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, potensi lokal diharapkan tidak hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional dan meningkatkan daya saing Indonesia.
Sinergi diplomasi parlemen dan pemerintah daerah pun diharapkan terus diperkuat agar semakin banyak peluang investasi, kemitraan, serta pengembangan ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.






