Sekjen KNPI Dukung Sikap Bahlil: Jangan Biarkan Isu Penyadapan Jadi Alat Politik

JAKARTA – BELA RAKYAT – Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Guntur Setiawan, SH, MM, menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam merespons isu penyadapan dan berbagai informasi yang mengaitkan dirinya dengan dugaan pertemuan bersama sejumlah jenderal.
Menurut Guntur, pernyataan Bahlil merupakan sikap yang patut dihormati. Setiap tuduhan yang berkembang di ruang publik harus didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dibangun melalui spekulasi maupun penggiringan opini.

“Jangan sampai ruang demokrasi kita dipenuhi informasi yang belum terverifikasi, kemudian berkembang menjadi penghakiman publik. Jika memang terdapat dugaan pelanggaran hukum, silakan dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Kita harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegas Guntur.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, persoalan yang menyangkut dugaan penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia merupakan persoalan serius karena berkaitan dengan kehormatan kepala negara, keamanan nasional, dan kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, persoalan tersebut harus diusut secara profesional, transparan, dan objektif oleh aparat yang berwenang.

Guntur juga menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan salah satu kekuatan politik nasional yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Karena itu, seluruh kader dan elemen masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing oleh isu yang belum memiliki kejelasan fakta.

“DPP KNPI mengajak seluruh elemen pemuda untuk menjaga suasana politik nasional tetap kondusif. Kita tidak boleh membiarkan isu yang belum terbukti justru menjadi pemicu kegaduhan dan mengganggu konsolidasi bangsa,” lanjutnya.

Lebih jauh, Guntur menegaskan bahwa DPP KNPI tetap berkomitmen mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pembangunan nasional. Pemuda harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan justru ikut memperkeruh situasi politik.

“Pada prinsipnya, kami mendukung penegakan hukum yang adil dan transparan serta menghormati sikap Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Mari kita kedepankan fakta, jaga persatuan, dan pastikan energi bangsa tetap diarahkan untuk menyukseskan agenda pembangunan nasional,” tutup Guntur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *