Terbukti Bela Rakyat! Irigasi Lancar, Panen Meningkat: Hamka B Kady Terus Kawal Program P3TGAI untuk Petani

TAKALAR – Anggota DPR RI Hamka B Kady terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di tingkat pusat. Program yang dijalankan melalui Kementerian Pekerjaan Umum tersebut dinilai memberi dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di daerah.

Di Kabupaten Takalar, manfaat program ini mulai dirasakan langsung masyarakat. Melalui sistem swakelola berbasis partisipasi petani, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier mampu memperlancar distribusi air ke area persawahan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Bacaan Lainnya

Ketua P3A Desa Kalelantang, Basri, mengatakan pembangunan saluran irigasi sepanjang 330 meter berhasil mengubah kondisi pertanian di wilayahnya. Menurutnya, air kini dapat mengalir hingga ke lahan-lahan petani yang sebelumnya mengalami kekeringan.

“Dulu air tidak pernah sampai ke sawah warga, sekarang sudah mengalir dengan baik. Petani akhirnya bisa bercocok tanam lebih maksimal,” ujar Basri, Rabu (6/5/2026).

Ia menambahkan, keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik membuat intensitas tanam meningkat signifikan. Jika sebelumnya petani hanya mampu panen sekali dalam setahun, kini sebagian besar sudah bisa melakukan tanam dua hingga tiga kali.

“Sekarang petani lebih semangat karena hasil panen meningkat. Bahkan ada yang sudah bisa tanam sampai tiga kali dalam setahun,” katanya.

Program P3TGAI juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat karena menggunakan pola padat karya tunai yang melibatkan warga sekitar dalam proses pengerjaan. Selain memperbaiki infrastruktur pertanian, program tersebut turut membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan masyarakat desa.

Warga berharap program yang selama ini diperjuangkan sebagai bukti nyata bahwa oleh Anggota Komisi V DPR RI  Hamka B Kady bela rakyat. Di mana program itu dapat terus dilanjutkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan petani di berbagai daerah.

“Kami berharap program ini tetap berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Basri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *