Satria Baitul Rahman Didorong Generasi Muda: Sukamekar Bersatu, Siap Menatap Perubahan

BEKASI | BELA RAKYAT — Semangat demokrasi di Desa Sukamekar mulai berdenyut semakin kuat. Pada Minggu (19/7/2026) siang hingga sore hari, ratusan warga yang didominasi generasi muda turun ke sejumlah ruas jalan desa untuk mengawal pemasangan banner bakal calon Kepala Desa Sukamekar, Satria Baitul Rahman, yang akrab dikenal dengan julukan Satria Sukamekar. Kehadiran mereka bukan sekadar mengiringi pemasangan alat sosialisasi, tetapi menjadi simbol tumbuhnya optimisme masyarakat terhadap masa depan desa.

Suasana berlangsung tertib, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat gotong royong. Di berbagai titik strategis, para pemuda bergotong royong memastikan proses pemasangan banner berjalan lancar. Warga yang melintas pun menyambut dengan antusias, menciptakan pemandangan yang memperlihatkan bahwa demokrasi sejatinya dapat tumbuh dari kesadaran kolektif, bukan dari kegaduhan.

Di balik deretan banner yang berdiri tegak, tersimpan harapan yang lebih besar. Bagi banyak warga, Pilkades bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk melahirkan gagasan baru, memperkuat pelayanan publik, dan membangun Desa Sukamekar yang semakin maju, mandiri, serta mampu menjawab tantangan zaman. Seperti matahari yang terbit tanpa memilih siapa yang akan disinarinya, kepemimpinan yang baik diharapkan mampu menghadirkan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Tokoh Muda Dusun II, Sarmadi Aboy, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi energi positif dalam perjalanan demokrasi desa, “Hari ini kita menyaksikan sendiri bahwa anak-anak muda tidak lagi sekadar menjadi penonton. Mereka hadir sebagai penggerak perubahan. Kami percaya Satria Baitul Rahman memiliki visi, keberanian, dan komitmen untuk membawa Sukamekar menjadi desa yang lebih maju, transparan, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Demokrasi harus menjadi ruang persatuan, bukan perpecahan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Tokoh Muda Dusun I Sukamekar, Syam, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat merupakan cerminan besarnya harapan terhadap lahirnya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, “Kami ingin pemimpin yang mudah ditemui, mau mendengar, dan mampu bekerja bersama masyarakat. Kehadiran pemuda hari ini menunjukkan bahwa kami siap menjaga Pilkades tetap damai, santun, dan bermartabat demi masa depan Sukamekar,” ujarnya kepada awak media, Minggu (19/7/2026).

Sementara itu, Tokoh Masyarakat sekaligus Kepala Dusun III, H. Nawan Suwandi, mmenilai semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut merupakan modal sosial yang sangat berharga, “Desa akan maju apabila masyarakatnya kompak. Kami ingin semangat kebersamaan seperti ini terus terpelihara hingga setelah Pilkades usai. Siapa pun memiliki hak memilih, namun persaudaraan harus tetap menjadi fondasi utama kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Satria Baitul Rahman yang hadir di tengah-tengah masyarakat menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan warga. Baginya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pemuda dan masyarakat merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata, gagasan yang membangun, serta komitmen untuk menjadikan Desa Sukamekar semakin berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai musyawarah, gotong royong, dan persatuan.

Menutup rangkaian kegiatan, Tokoh Muda Sukawangi sekaligus Ketua Pemenangan Desa, Ade Alamsyah, S.Ap, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang dewasa dan bermartabat, “Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi jangan pernah mengorbankan persaudaraan. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan persatuan Desa Sukamekar. Siapa pun yang kelak dipercaya masyarakat memimpin, semoga mampu menjadi pelayan rakyat yang amanah, adil, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.” Pungkasnya.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *