Ketua Umum Sesmi Sulsel Kamal Nyarrang Kecam atas Pernyataan Karim Rahanar

JAKARTA – Ketua Umum DPW SESMI Sulsel Kamal Nyarrang mengecam atas adanya oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua Umum DPP SESMI dan memberikan statement ke ruang publik terkait dengan RUU Perampasan Aset.

Kamal Nyarrang mengatakan, pernyataan yang disampaikan oleh Karim Rahanar yang mengakui dirinya sebagai pengurus DPP Sesmi dan memberikan pernyataan terkait RUU Perampasan Aset, itu merupakan kesalahan yang fatal.

“Bahwa saudara Karim Rahanar bukanlah Ketua Umum yang sah, bahkan dirinya tidak masuk dalam struktural kepengurusan,” ujar Kamal Nyarrang dalam keterangannya, Selasa (1/9/26).

Menurutnya, Ketua Umum DPP Serikat Sarjana Muslim Indonesia yang sah adalah Andi Sanusi Pane dan Sekertaris Jenderal adalah Andi Hendra Hidayat. “Apa yang kemudian disampaikan oleh Karim Rahanar itu bersifat pribadi bukan mewakili pengurus DPP Sesmi,” jelasnya.

Kamal menerangkan, pernyataan tersebut sangat mencederai organisasi dengan memberikan statemant yang bukan berdasarkan perwakilan kepengurusan Serikat Sarjana Muslim Indonesia. “Yang berhak memberikan statemant yang mewakili SESMI terkait RUU Perampasan Aset atau lainnya adalah Ketua Umum, Sekertaris Jenderal dan stuktur jajaran kepengurusan lainnya,” tandasnya.

Kamal menegaskan, Karim Rahanar bukan Ketua Umum PB SESMI yang sah, sehingga tidak memiliki kewenangan apa pun untuk menyampaikan sikap organisasi, memberikan keterangan kepada media, ataupun mengklaim mewakili Serikat Sarjana Muslim Indonesia.

“Bahwa perilaku tersebut sangat memalukan dan tidak pantas di beri ruang di media ataupun di ruang publik untuk berbicara perihal mewakili Serikat Sarjana Muslim Indonesia. Apa yang telah dilakukan oleh saudara Rahim Rahanar atas pengklaiman dirinya yang mewakili DPP Sesmi merupakan pelacur organisasi yang sangat merusak nama organisasi hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadinya,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *