Kolaborasi KKN UHO-UIN Kendari Perkuat Pembangunan dan Ketahanan Pangan di Welala

KOLAKA TIMUR — Selama 30 hari melaksanakan pengabdian di Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil merealisasikan 10 program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan kelurahan.

Program kerja tersebut disusun berdasarkan hasil observasi dan koordinasi bersama Pemerintah Kelurahan Welala serta masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup bidang pembangunan, pendidikan, pemberdayaan, sosial kemasyarakatan, dan ketahanan pangan.

Dari 10 program tersebut, dua di antaranya dilaksanakan melalui kolaborasi bersama mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari, yakni pembuatan Hatinya PKK dan program ketahanan pangan melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Adapun 10 program kerja yang direalisasikan meliputi pembuatan plang penunjuk blok, tapal batas lingkungan, peta administrasi Kelurahan Welala, Hatinya PKK, ketahanan pangan melalui tanaman TOGA, pojok literasi baca tulis, media pembelajaran dan eksperimen sederhana, pemberdayaan pemuda, kegiatan sosial budaya, serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Program Hatinya PKK diarahkan untuk memanfaatkan pekarangan agar lebih produktif dan tertata. Sementara program TOGA dilakukan bersama masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam berbagai tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di bidang pendidikan, mahasiswa menghadirkan pojok literasi baca tulis serta media pembelajaran dan eksperimen sederhana untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik bagi anak-anak Kelurahan Welala.

Sementara itu, pembuatan plang penunjuk blok, tapal batas, dan peta administrasi diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pendatang dalam mengenali wilayah Kelurahan Welala serta mendukung ketersediaan informasi bagi pemerintah kelurahan.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah kelurahan dan masyarakat. Kolaborasi antara KKN UHO dan KKN UIN Kendari juga menjadi bukti bahwa perbedaan latar belakang perguruan tinggi bukan menjadi penghalang untuk bersama-sama memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Koordinator KKN UHO Kelurahan Welala menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak terlepas dari dukungan pemerintah kelurahan dan masyarakat.

“Selama 30 hari kami tidak hanya datang untuk menjalankan program, tetapi juga belajar dari masyarakat. Kami berharap apa yang kami kerjakan dapat terus dimanfaatkan dan dijaga setelah kami meninggalkan Kelurahan Welala,” ujarnya, Minggu (30/8/26).

Bagi mahasiswa KKN UHO, 30 hari di Kelurahan Welala bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang untuk belajar, berbagi, dan membangun hubungan kekeluargaan bersama masyarakat.

Sepuluh program kerja telah dituntaskan, dua di antaranya melalui kolaborasi bersama KKN UIN Kendari. Harapannya, seluruh program yang telah ditinggalkan dapat terus dirawat, dikembangkan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta Kelurahan Welala.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *