Pengabdian Berbasis Solusi: Kelompok 161 KKN UIN Kendari Raih Penghargaan DLHK Kolaka Timur Lewat Program Bank Sampah

Kolaka Timur — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kolaka Timur memberikan penghargaan kepada Kelompok 161 KKN Reguler Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari, Kamis (6/8/26) atas keberhasilannya menginisiasi dan merealisasikan program pembuatan Bank Sampah sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah plastik di Kelurahan Welala. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi akademik dan sosial mahasiswa dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Program Bank Sampah yang dilaksanakan oleh Kelompok 161 KKN Reguler UIN Kendari merupakan implementasi nyata dari konsep pengelolaan sampah berkelanjutan (sustainable waste management) yang menitikberatkan pada perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan, pengumpulan, dan pemanfaatan kembali sampah yang memiliki nilai ekonomis. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong terciptanya ekonomi sirkular (circular economy), di mana sampah dipandang sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali.

Secara ilmiah, keberadaan Bank Sampah memiliki peran strategis dalam menekan jumlah timbulan sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), khususnya sampah plastik yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, sistem Bank Sampah juga mampu meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat melalui edukasi mengenai prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) yang menjadi kebijakan nasional dalam pengelolaan sampah.

Pemberian penghargaan ini mencerminkan pengakuan pemerintah daerah terhadap pentingnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani oleh Sawal Sarifudin, S.Sos., M.Ap dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kolaka Timur. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus melahirkan program-program pengabdian yang berdampak nyata serta dapat direplikasi di wilayah lain.

Ke depan, keberlanjutan Bank Sampah di Kelurahan Welala menjadi faktor penting agar manfaat yang telah dibangun tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Dukungan pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, dan partisipasi aktif masyarakat diperlukan agar program ini berkembang menjadi sistem pengelolaan sampah yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, maupun ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat menjadi model pembangunan lingkungan yang berbasis ilmu pengetahuan, partisipasi publik, dan keberlanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *