Adde Rosi Kawal Percepatan Revitalisasi Sekolah Zona Rawan Bencana

MEDAN – BELA RAKYAT –  Komisi X DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 ke Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Agenda kunjungan kali ini difokuskan pada peninjauan Perkembangan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan di Daerah Rawan Bencana, guna memastikan hak rasa aman bagi peserta didik terpenuhi.

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi generasi penerus bangsa. Menurut legislator Fraksi Partai Golkar Dapil Banten I tersebut, pendidikan yang berkualitas tidak hanya soal kurikulum, tetapi juga jaminan keselamatan dan kenyamanan lingkungan belajar.

Dalam agenda kunspek tersebut, rombongan Komisi X turun langsung meninjau sejumlah bangunan dan fasilitas sekolah yang terdampak bencana maupun yang berada di zona rentan bencana di Kota Medan. Peninjauan meliputi kesiapan struktur bangunan, kelayakan fasilitas, serta progres percepatan revitalisasi yang sedang berjalan.

“Setiap anak bangsa berhak mendapatkan rasa aman dan kenyamanan saat menuntut ilmu di sekolah, tak terkecuali di kawasan yang memiliki potensi kerawanan bencana. Ini yang menjadi semangat kami di Komisi X,” ujar Adde Rosi di sela peninjauan, di Medan, Sumatera Utara.

Ia menekankan tiga aspek utama yang menjadi perhatian mendalam Komisi X dalam kunjungan ini. Pertama, kualitas konstruksi yang harus berstandar aman bencana. Kedua, penerapan mitigasi bencana berbasis sekolah, dan ketiga, dukungan sarana pembelajaran yang memadai agar proses belajar mengajar tidak terganggu pasca-bencana.

Menurut Adde Rosi, infrastruktur pendidikan di daerah rawan bencana tidak boleh dibangun dengan pendekatan biasa. Diperlukan perencanaan yang tangguh, material yang berkualitas, serta desain yang telah memperhitungkan risiko gempa, banjir, maupun potensi bencana lainnya yang ada di Sumatera Utara.

Di hadapan pemerintah daerah dan dinas terkait, Adde Rosi juga mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia memastikan Komisi X DPR RI akan mengawal ketat alokasi anggaran fungsi pendidikan agar perbaikan infrastruktur berjalan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

Selain meninjau aspek fisik, Komisi X juga berdialog dengan para guru, tenaga kependidikan, dan siswa terkait kebutuhan mitigasi. Edukasi kebencanaan, jalur evakuasi, hingga pelatihan tanggap darurat dinilai harus menjadi bagian integral dari ekosistem sekolah aman bencana.

Komisi X DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal regulasi dan kebijakan pendukung revitalisasi sekolah berstandar keselamatan tinggi. Langkah ini diambil demi memastikan masa depan generasi penerus bangsa tetap terlindungi dan proses pendidikan dapat berlangsung secara berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kota Medan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *