Bawaslu dan DPR Perkuat Pengawasan Partisipatif, Rycko Menoza Ajak Warga Kawal Pemilu 2029

LAMPUNG SELATAN – BELA RAKYAT – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI bersama Komisi II DPR RI terus memperkuat budaya pengawasan partisipatif sebagai upaya menciptakan Pemilu Serentak 2029 yang jujur, adil, dan berintegritas. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di NBR, Kabupaten Lampung, Lampung, Selatan, Rabu (15/7/2026) lalu.

Dalam kegiatan itu, Anggota Komisi II DPR RI Rycko Menoza mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tidak bersikap apatis terhadap proses demokrasi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu merupakan kunci lahirnya kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

Bacaan Lainnya

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton dalam proses politik. Jika pengawasan terhadap jalannya demokrasi lemah, maka kebijakan yang lahir dikhawatirkan tidak lagi mencerminkan kebutuhan masyarakat,” ujar Rycko.

Ia menegaskan, pengawasan pemilu bukan semata menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi membutuhkan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat agar kualitas demokrasi Indonesia semakin baik.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, mengatakan bahwa suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2029 hanya dapat terwujud apabila seluruh komponen masyarakat ikut mengambil peran dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.

Menurut Iskardo, berbagai praktik yang dapat mencederai demokrasi harus dicegah sejak dini, mulai dari politik uang, penyebaran ujaran kebencian, eksploitasi isu SARA, intimidasi terhadap pemilih, hingga bentuk pelanggaran pemilu lainnya.

“Kami berharap pada Pemilu 2029 tidak ada lagi praktik-praktik yang merusak demokrasi. Pengawasan partisipatif menjadi benteng utama untuk mencegah berbagai pelanggaran tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, Bawaslu terus mendorong masyarakat agar tidak hanya berperan sebagai pemilih saat hari pencoblosan, tetapi juga menjadi bagian dari pengawas aktif yang ikut menjaga integritas seluruh tahapan pemilu.

Melalui kolaborasi antara Bawaslu RI, Komisi II DPR RI, Bawaslu Provinsi Lampung, dan masyarakat, diharapkan budaya pengawasan partisipatif semakin mengakar sehingga pelaksanaan Pemilu 2029 dapat berlangsung secara demokratis, transparan, serta bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan Wazzaki beserta jajaran anggota dan sekretariat Bawaslu Lampung Selatan, serta diikuti berbagai unsur masyarakat yang antusias mendukung terwujudnya demokrasi yang berkualitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *