Mintalah 4 Hal Ini dalam Doamu: Wasiat Nabi yang Sering Terlupakan, Padahal sebagai Bekal Keselamatan Dunia Akhirat

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Anggota DPR RI / F-PKS / Kalimantan Selatan I

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rabb semesta alam. Dialah Yang Maha Mendengar setiap doa, Maha Mengetahui setiap isi hati, dan Maha Mengabulkan permohonan hamba-Nya dengan hikmah yang sempurna. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Bacaan Lainnya

Doa Adalah Senjata Orang Beriman

Setiap manusia pasti memiliki harapan. Ada yang berharap diberi kesehatan, ada yang ingin rezekinya dilapangkan, ada yang mendambakan keluarga yang sakinah, anak-anak yang saleh, umur yang berkah, atau dihindarkan dari berbagai musibah.

Semua itu adalah harapan yang baik. Islam tidak melarang seorang muslim meminta kebutuhan dunia kepada Allah. Bahkan Allah sendiri memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa.

Allah Ta’ala berfirman:

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghafir: 60)

Dalam ayat lain Allah berfirman:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Karena itu, seorang muslim tidak boleh merasa lemah ketika menghadapi kesulitan. Selama pintu doa masih terbuka, maka pintu pertolongan Allah pun masih terbuka.

Waktu Mustajab Sebelum Salam

Di antara waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa adalah setelah membaca tahiyat akhir dan sebelum mengucapkan salam dalam shalat.

Pada saat itu seseorang sedang berada di penghujung ibadah yang paling mulia. Ia telah berdiri di hadapan Rabb-nya, membaca Al-Qur’an, rukuk, sujud, bertasyahud, bershalawat kepada Nabi ﷺ, lalu sebelum salam ia dipersilakan memohon apa saja kepada Allah.

Namun Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa sebelum meminta urusan dunia, hendaknya seorang muslim terlebih dahulu memohon keselamatan yang paling besar.

Empat Permohonan yang Dianjurkan Rasulullah ﷺ

Dalam hadis sahih riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ mengajarkan agar setiap muslim berlindung kepada Allah dari empat perkara besar.

Beliau mengajarkan doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.”

Mengapa empat perkara ini begitu penting?

1. Berlindung dari Siksa Neraka Jahannam

Neraka bukanlah sekadar api biasa. Allah menggambarkan neraka sebagai tempat yang penuh penyesalan, azab yang sangat pedih, dan tidak ada seorang pun yang ingin memasukinya.

Karena itu Rasulullah ﷺ mengajarkan agar seorang muslim selalu memohon keselamatan dari neraka setiap hari.

Jika Allah menyelamatkan seseorang dari neraka, berarti ia telah memperoleh keberuntungan terbesar.

2. Berlindung dari Siksa Kubur

Setelah meninggal dunia, perjalanan manusia belum selesai. Masih ada perjalan yang harus dileeati.

Kubur menjadi persinggahan pertama menuju akhirat. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa kubur bisa menjadi taman dari taman-taman surga atau lubang dari lubang-lubang neraka.

Oleh sebab itu beliau sering memohon perlindungan dari azab kubur dan mengajarkan umatnya melakukan hal yang sama.

3. Berlindung dari Fitnah Kehidupan dan Kematian

Fitnah kehidupan sangat banyak bentuknya.

Di antaranya adalah:

1. Kesombongan.

2. Cinta dunia berlebihan.

3. Harta yang melalaikan.

4.Jabatan yang membuat lupa kepada Allah.

5. Syahwat yang menyesatkan.

6. Keraguan terhadap agama.

7. Godaan setan.

Sedangkan fitnah kematian mencakup ujian ketika sakaratul maut dan keteguhan dalam mengakhiri kehidupan dengan husnul khatimah.

Betapa banyak orang yang hidupnya tampak baik, tetapi di akhir hayat tergelincir. Karena itu kita harus terus memohon agar Allah menetapkan hati kita di atas iman.

4. Berlindung dari Fitnah Dajjal

Fitnah Dajjal merupakan fitnah terbesar sejak Nabi Adam hingga hari kiamat.

Rasulullah ﷺ bahkan memerintahkan agar umat Islam selalu berlindung dari fitnah tersebut dalam setiap shalat.

Walaupun kita belum tentu bertemu Dajjal, doa ini tetap diajarkan karena merupakan sunnah Rasulullah ﷺ.

Jangan Hanya Meminta Dunia

Sering kali doa kita hanya berisi:

“Ya Allah, lancarkan rezekiku.”

“Ya Allah, sembuhkan penyakitku.”

“Ya Allah, mudahkan usahaku.”

Semua itu baik. Namun Rasulullah ﷺ mengajarkan agar kita lebih dahulu meminta keselamatan agama dan akhirat.

Sebab apa gunanya kaya tetapi masuk neraka?

Apa gunanya terkenal tetapi mendapat azab kubur?

Apa gunanya memiliki semua kenikmatan dunia jika kehilangan surga?

Karena itu, seorang mukmin hendaknya menjadikan keselamatan akhirat sebagai tujuan utama.

Doa-doa Pilihan dalam Al-Qur’an

Allah mengabadikan banyak doa para nabi agar menjadi teladan bagi umat manusia.

Doa Nabi Sulaiman ‘Alaihissalam

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ…

Doa ini mengajarkan rasa syukur. Sebab nikmat yang tidak disyukuri dapat berubah menjadi musibah.

Doa Nabi Isa ‘Alaihissalam

Memohon rezeki yang halal, berkah, dan menjadi tanda kekuasaan Allah.

Seorang muslim hendaknya tidak hanya mengejar banyaknya rezeki, tetapi juga keberkahannya.

Doa Nabi Zakariya ‘Alaihissalam

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً

Beliau memohon keturunan yang saleh meskipun usia telah lanjut.

Allah mengabulkan doa beliau dengan kelahiran Nabi Yahya.

Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Doa Hamba-hamba Ar-Rahman

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ…

Doa ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya memiliki keluarga, tetapi keluarga yang taat kepada Allah.

Doa Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam

Beliau memohon agar tetap istiqamah mendirikan shalat. Padahal beliau adalah kekasih Allah.

Ini menjadi pelajaran bahwa orang saleh pun tetap memohon pertolongan Allah agar istiqamah.

Doa Rasulullah ﷺ

Beliau mengajarkan doa yang berisi permohonan rahmat, ampunan, keselamatan dari dosa, kemenangan memperoleh surga, dan perlindungan dari neraka.

Inilah doa yang sangat lengkap.

Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Inilah doa yang paling sering dibaca Rasulullah ﷺ. Karena doa ini mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat.

Adab Agar Doa Lebih Mudah Dikabulkan

Agar doa semakin bernilai di sisi Allah, seorang muslim hendaknya:

1. Mengikhlaskan niat hanya kepada Allah.

2. Memulai doa dengan memuji Allah.

3. Bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.

4. Berdoa dengan penuh keyakinan.

5. Tidak tergesa-gesa ingin segera dikabulkan.

6. Mengonsumsi makanan dan rezeki yang halal.

7. Memperbanyak istighfar.

Memilih waktu-waktu mustajab, seperti sepertiga malam, ketika sujud, antara azan dan iqamah, saat hujan, ketika berpuasa, serta sebelum salam dalam shalat.

Penutup

Saudaraku…

Hidup ini sangat singkat. Kita tidak tahu kapan ajal akan datang. Karena itu, jangan sampai doa-doa kita hanya berisi urusan dunia semata.

Mintalah kepada Allah keselamatan yang paling besar sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ:

1. Berlindung dari siksa neraka.

2. Berlindung dari azab kubur.

3. Berlindung dari fitnah kehidupan dan kematian.

4. Berlindung dari fitnah Dajjal.

Lalu iringilah dengan doa-doa Al-Qur’an yang diajarkan para nabi: memohon syukur, rezeki yang halal dan berkah, keturunan yang saleh, keluarga yang menyejukkan hati, keistiqamahan dalam shalat, ampunan, rahmat, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa bergantung kepada-Nya dalam setiap keadaan, mengabulkan doa-doa kita dengan cara terbaik, menjaga kita dari segala fitnah, mengampuni dosa-dosa kita, memberikan husnul khatimah, melapangkan alam kubur, menyelamatkan kita dari api neraka, dan memasukkan kita ke dalam surga Firdaus bersama Rasulullah ﷺ.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *