BATU BARA – BELA RAKYAT – Program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Lumbung Pangan kembali menunjukkan hasil nyata. Kelompok petani binaan di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, kini berhasil meningkatkan taraf hidup hingga mampu menunaikan zakat pertanian sebesar Rp16 juta setelah panen raya mencapai 150 ton padi.
Penyerahan zakat tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Menurutnya, perubahan status para petani dari mustahik menjadi muzaki merupakan indikator keberhasilan utama program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS.
Sodik menjelaskan, tujuan program bukan sekadar meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya kesejahteraan, para petani tidak lagi hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu berbagi melalui zakat hasil pertanian.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dana zakat yang dikelola secara produktif dapat mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program Lumbung Pangan juga mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi melalui penguatan sektor pertanian di daerah.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. Ia menilai capaian para petani menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya agar mampu berkembang dan pada akhirnya menjadi muzaki.
“Pemerintah daerah berharap semakin banyak petani yang mengalami peningkatan kesejahteraan sehingga mampu berkontribusi melalui zakat untuk membantu masyarakat lainnya,” katanya.
Sementara itu, salah seorang petani binaan, Rusdianto, mengaku bantuan dari BAZNAS sangat membantu kelompok tani dalam mengatasi keterbatasan modal, terutama untuk pembelian pupuk dan pestisida. Dukungan tersebut membuat produktivitas pertanian meningkat sehingga hasil panen mampu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menyisihkan sebagian rezeki untuk berzakat.
Program Lumbung Pangan BAZNAS di Sumatra Utara telah berjalan sejak 2018 melalui kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumatra Utara, dan BAZNAS Kabupaten Batu Bara. Dalam beberapa tahun terakhir, program ini terus menunjukkan perkembangan positif. Selama periode 2024 hingga 2026, kelompok tani binaan telah menyalurkan zakat pertanian dengan total mencapai Rp423.182.000, menandai keberhasilan transformasi ekonomi berbasis pemberdayaan zakat yang berkelanjutan.






