JAKARTA: BELA RAKYAT – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tengah mengabdikan diri di berbagai negara. Menurutnya, bekerja jauh dari keluarga merupakan pengorbanan besar yang harus dihargai dengan menjaga kesehatan, keselamatan, serta mengelola hasil kerja secara bijaksana demi masa depan yang lebih baik.
Mukhtarudin mengingatkan, setiap pekerja migran meninggalkan kampung halaman bukan sekadar untuk mencari penghasilan, tetapi membawa harapan besar bagi keluarga dan masa depan.
“Untuk para Pekerja Migran Indonesia. Jauh dari keluarga bukanlah hal yang mudah. Ingatlah tujuan awalmu: bekerja untuk masa depan yang lebih baik. Jaga kesehatan, kelola penghasilan dengan bijak, hindari pergaulan yang merugikan, dan jangan lupa kabari keluarga di rumah. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, tapi jangan abaikan hak dan keselamatanmu. Kamu pergi untuk berjuang, maka pulanglah membawa masa depan yang lebih baik,” pesan Mukhtarudin seperti dikutip dari Instagram pribadinya.
Pesan tersebut dinilai menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang pekerja migran tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan, tetapi juga dari kemampuan menjaga diri, melindungi hak-haknya, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih sejahtera setelah kembali ke Tanah Air.
Mukhtarudin menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama bekerja di luar negeri. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama agar para PMI dapat menjalankan pekerjaan dengan optimal sekaligus terhindar dari berbagai risiko yang dapat mengganggu masa depan mereka.
Selain itu, ia mengajak para pekerja migran untuk bijak mengelola penghasilan yang diperoleh dari hasil jerih payah mereka. Penghasilan tersebut diharapkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bekal membangun usaha, pendidikan anak, hingga meningkatkan kesejahteraan keluarga ketika kembali ke Indonesia.
Dalam pesannya, Mukhtarudin juga mengingatkan agar para PMI menghindari pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masa depan mereka. Ia berharap seluruh pekerja migran senantiasa menjaga nama baik bangsa Indonesia dengan menunjukkan sikap disiplin, profesional, dan mematuhi aturan di negara tempat mereka bekerja.
Tak kalah penting, Mukhtarudin mengajak para pekerja migran untuk tetap menjaga komunikasi dengan keluarga di Tanah Air. Menurutnya, kabar sederhana kepada orang tua, pasangan, maupun anak-anak akan menjadi penguat semangat bagi kedua belah pihak dalam menjalani perjuangan yang tidak mudah.
Ia juga menegaskan bahwa setiap pekerja migran memiliki hak yang harus dihormati dan dilindungi. Karena itu, para PMI diminta tidak ragu mencari bantuan melalui jalur resmi apabila menghadapi persoalan di tempat kerja ataupun mengalami pelanggaran hak.
“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, tetapi jangan pernah mengabaikan hak dan keselamatan diri. Negara hadir untuk memberikan pelindungan kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia,” tegasnya.
Di akhir pesannya, Mukhtarudin berharap seluruh Pekerja Migran Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat, membawa pengalaman, keberhasilan, dan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.
Ia menjelaskan, perjuangan para PMI merupakan wujud nyata pengorbanan demi masa depan. Karena itu, setiap langkah yang mereka tempuh harus selalu diiringi dengan semangat, kehati-hatian, serta keyakinan bahwa kerja keras hari ini akan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera di masa depan.






