Kolaborasi BAZNAS RI dan UPZ IKA UNPAD Sulap Masjid Raya UNPAD Jadi Pusat Pemberdayaan Mahasiswa

JAKARTA – BELA RAKYAT –  Fungsi Masjid Raya Universitas Padjadjaran (UNPAD) akan diperluas. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid tersebut akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas dan pemberdayaan mahasiswa.

Gagasan itu lahir dari kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD). Rencananya, di kawasan masjid akan dibangun Student Center, perpustakaan umum, hingga area kuliner berbasis pemberdayaan seperti ZCorner, ZCoffee, dan ZChicken.

Bacaan Lainnya

Rencana strategis tersebut dibahas dalam audiensi di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (10/8/2026).

Hadir dalam pertemuan itu Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Deputi I Bidang Pengumpulan dan Mobilisasi BAZNAS RI Mohamad Arifin Purwakananta, Ketua UPZ IKA UNPAD Agus Santoso, dan Ketua Harian UPZ IKA UNPAD Kusnandar.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, mengapresiasi langkah UPZ IKA UNPAD. Menurutnya, pengembangan Masjid Raya UNPAD sangat strategis untuk memperluas peran masjid di lingkungan kampus, terutama bagi mahasiswa mustahik.

“Rencana pengembangan Masjid Raya UNPAD ini sangat strategis. Mahasiswa bisa memanfaatkan ruang tersebut untuk belajar, sekaligus mengenal dan mengembangkan jiwa kewirausahaan,” ujar Sodik.

BAZNAS RI bahkan membuka peluang menghadirkan layanan keuangan mikro syariah di masjid kampus tersebut.

“Insya Allah nanti bisa ada BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di sana untuk lebih menguatkan pemberdayaan. Ini sejalan dengan 13 program unggulan BAZNAS,” tambahnya.

Sodik juga mengapresiasi program beasiswa yang telah dijalankan UPZ IKA UNPAD. Ia berharap model pemberdayaan berbasis masjid ini bisa direplikasi oleh UPZ ikatan alumni perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

“Kami berharap konsep ini menjadi contoh pemberdayaan mahasiswa berbasis masjid di perguruan tinggi. UPZ IKA UNPAD berpotensi menjadi pionir, karena inisiatif seperti ini belum banyak dikembangkan UPZ alumni lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua UPZ IKA UNPAD Agus Santoso menyebut lokasi Masjid Raya UNPAD sangat potensial karena berada di jalur ramai keluar-masuk kampus.

“Lokasinya sangat strategis, tidak hanya bisa dimanfaatkan mahasiswa UNPAD, tapi juga masyarakat luar kampus. Tujuannya menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Mahasiswa bisa belajar, magang, dan terlibat langsung dalam usaha yang dikembangkan di sekitar masjid,” jelas Agus.

Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Khusus Ketua BAZNAS RI Hadi Gumilar, Direktur Pengumpulan Badan Negara BAZNAS RI Faisal Qosim, serta Komite Program Idzma Mahayattika Anggraini Karmanita Hesty Farida.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *