Jakarta – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan mengapresiasi rencana pemerintah menjadikan Guru PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu, serta membuka arah kebijakan agar PPPK Penuh Waktu dapat menjadi PNS.
Menurut Iwan, kebijakan tersebut menunjukkan perhatian serius Presiden Prabowo Subianto terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru. Guru merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia, sehingga peningkatan status dan kepastian karier guru harus menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah.
“Ini adalah kabar baik bagi para guru, khususnya mereka yang selama ini mengabdi sebagai PPPK Paruh Waktu. Rencana peningkatan status menjadi penuh waktu memberikan harapan terhadap kepastian kerja, kesejahteraan, sekaligus penghargaan atas pengabdian mereka,” ujar Iwan dalam keterangannya, Kamis (20/8/26).
Ia menilai, apabila PPPK Penuh Waktu nantinya dapat diarahkan menjadi PNS sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku, kebijakan tersebut akan semakin memperkuat kepastian karier bagi tenaga pendidik.
“Ini bisa dikatakan juga sebagai perhatian Presiden Prabowo terhadap pendidikan dan guru. Pemerintah sedang menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga investasi terhadap manusia, terutama guru sebagai ujung tombak pendidikan,” katanya.
Iwan menambahkan, peningkatan kesejahteraan guru harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan profesionalisme. Pemerintah perlu memastikan proses pengangkatan dilakukan secara transparan, terukur, berbasis kebutuhan, serta memperhatikan masa pengabdian dan kompetensi guru.
“Guru yang sejahtera dan memiliki kepastian karier akan lebih fokus memberikan pendidikan terbaik kepada generasi muda. Karena itu, kebijakan ini harus kita dukung sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo memperkuat kualitas pendidikan nasional,” pungkasnya.
IPR menilai kebijakan terhadap PPPK dan guru secara keseluruhan perlu ditempatkan sebagai investasi strategis untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia maju.






