Hari Anak Nasional 2026: DPR Tegaskan Pendidikan Berkualitas adalah Hak Seluruh Anak Indonesia

MY Esti Wijayati

JAKARTA – BELA RAKYAT –  Momentum Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli menjadi pengingat bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi. Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menegaskan negara harus memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak belajar hanya karena kendala ekonomi, letak geografis, maupun kondisi fisik.

Menurut Esti, masih banyak tantangan yang dihadapi dunia pendidikan nasional. Anak-anak di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) masih harus menempuh perjalanan jauh dengan medan yang berbahaya untuk bisa bersekolah. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Hak dasar setiap anak adalah mendapatkan pendidikan. Negara tidak boleh membiarkan satu pun anak kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan apa pun,” tegas Esti.

Selain persoalan akses, Esti juga menyoroti layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Ia menilai keberadaan sekolah inklusi merupakan langkah maju, namun masih terkendala minimnya guru pendamping sehingga proses pembelajaran belum berjalan secara optimal.

Di jenjang pendidikan tinggi, Esti menilai kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah masih jauh dari kebutuhan. Dengan jumlah mahasiswa baru sekitar 1,7 juta orang setiap tahun, penerima bantuan yang hanya sekitar 200 ribu dinilai belum mampu menjangkau seluruh mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Karena itu, Komisi X DPR RI berkomitmen terus mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan agar lebih tepat sasaran. Prioritas tersebut meliputi peningkatan infrastruktur sekolah, pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, penambahan tenaga pendidik, hingga perluasan akses bantuan pendidikan bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Esti berharap penguatan anggaran pendidikan mampu mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Dalam peringatan Hari Anak Nasional, ia juga mengajak seluruh anak Indonesia untuk terus semangat belajar, berani bermimpi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi dan berkarakter.

Di sisi lain, Esti mengingatkan pentingnya menjaga diri dari berbagai perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan.

“Masa depan Indonesia ada di tangan anak-anak hari ini. Karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh, kejarlah cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah generasi yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *