Gde Sumarjaya Linggih: Stabilitas Harga BBM Subsidi Jadi Kunci Jaga Inflasi dan Daya Beli

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih (Demer) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi sebagai langkah strategis untuk menahan laju inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Menurut Demer, kebijakan stabilisasi harga energi memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari dunia usaha hingga konsumsi rumah tangga. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kepastian harga BBM menjadi faktor krusial dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional.

Bacaan Lainnya

Kepastian Harga Energi Beri Ruang Dunia Usaha Bergerak

Gde Sumarjaya Linggih menjelaskan, stabilitas harga BBM subsidi memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam menyusun perencanaan bisnis secara lebih terukur. Hal ini dinilai penting, terutama ketika dunia usaha menghadapi tekanan dari fluktuasi harga komoditas global dan dinamika geopolitik.

“Kebijakan ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyusun perencanaan bisnis secara lebih terukur di tengah ketidakpastian ekonomi global,” kata Demer seperti dikutip di Instagram pribadinya, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, kepastian biaya energi akan membantu pelaku usaha menjaga efisiensi operasional serta menghindari kenaikan biaya produksi yang berujung pada lonjakan harga barang di tingkat konsumen.

Stabilitas BBM Cegah Lonjakan Harga Barang

Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Demer ini menilai bahwa kestabilan harga BBM subsidi berperan penting dalam mengendalikan inflasi. Pasalnya, energi merupakan komponen utama dalam rantai distribusi barang dan jasa.

“Kepastian harga energi memberi ruang bagi dunia usaha tetap efisien dan mencegah lonjakan harga barang secara luas,” jelasnya.

Dengan terjaganya harga BBM, biaya distribusi dapat ditekan sehingga harga barang kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga di pasar.

Jaga Konsumsi Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi

Gde juga menekankan bahwa daya beli masyarakat harus tetap dijaga sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Stabilitas harga BBM subsidi dinilai mampu menahan tekanan terhadap pengeluaran masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

Menurutnya, ketika harga energi terkendali, masyarakat memiliki ruang untuk tetap melakukan konsumsi, sehingga perputaran ekonomi dapat terus berjalan.

“Langkah ini menjaga pergerakan ekonomi tetap stabil dengan inflasi yang terkendali dan konsumsi masyarakat yang terjaga,” tegasnya.

Dorong Kebijakan Energi yang Berkeadilan

Selain itu, Gde Sumarjaya Linggih juga mendorong agar kebijakan energi nasional terus diarahkan pada prinsip keadilan dan keberlanjutan. Ia menilai subsidi harus tepat sasaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan kebijakan yang tepat, stabilitas harga BBM tidak hanya menjadi instrumen jangka pendek dalam mengendalikan inflasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Ia pun berharap pemerintah terus konsisten menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, kesehatan fiskal, serta keberlanjutan sektor energi ke depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *