Jangan Remehkan Ucapan Bismillah: Ada Keberkahan dan Rahmat Allah di Dalamnya

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Anggota DPR RI, PKS, Kalimantan Selatan I

Ada satu kalimat pendek yang sangat mudah diucapkan, tetapi memiliki makna yang begitu besar dalam kehidupan seorang Muslim. Kalimat itu adalah Bismillahirrahmanirrahim.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, karena terlalu sering diucapkan, terkadang kita justru lupa akan keagungan dan makna yang terkandung di dalamnya.

Kita mengucapkan Bismillah ketika hendak makan, bekerja, bepergian, belajar, memulai usaha, bahkan ketika melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, pernahkah kita benar-benar merenungkan betapa besar makna kalimat tersebut?

Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi rahimahullah (1911–1998), seorang ulama besar dari Mesir, dikenal luas melalui berbagai nasihat keagamaannya tentang pentingnya mengingat Allah dalam setiap aktivitas kehidupan.

Ada sebuah nasihat yang dinisbatkan kepada beliau tentang keutamaan membiasakan membaca Bismillah. Pesannya mengingatkan kita agar tidak pernah meremehkan kalimat yang menyebut nama Allah, Ar-Rahman dan Ar-Rahim.

Bayangkan, ketika seseorang terbiasa mengawali setiap pekerjaannya dengan menyebut nama Allah, kebiasaan itu bukan sekadar rutinitas lisan. Ia sedang mendidik hatinya untuk selalu mengingat bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan hanya dengan pertolongan-Nya segala urusan dapat berjalan.

Bismillah bukan sekadar ucapan pembuka, melainkan pengakuan bahwa kita membutuhkan pertolongan Allah dalam setiap langkah kehidupan.

Bismillah Mengajarkan Kita untuk Bergantung kepada Allah

Ketika kita mengucapkan Bismillah, sesungguhnya kita sedang mengingatkan diri sendiri bahwa kemampuan, kekuatan, kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang kita miliki tidak pernah lepas dari kehendak Allah SWT.

Kita boleh memiliki rencana besar, cita-cita setinggi langit, pekerjaan yang menumpuk, serta berbagai tanggung jawab yang harus diselesaikan. Namun, jangan pernah merasa bahwa semuanya dapat kita lakukan hanya dengan kekuatan diri sendiri.

Ada Allah yang memberikan kemudahan. Ada Allah yang membuka jalan. Ada Allah yang menguatkan ketika kita hampir menyerah.

Karena itu, jangan memulai hari tanpa mengingat-Nya. Jangan memulai pekerjaan tanpa memohon keberkahan-Nya. Dan jangan pernah merasa terlalu sibuk hingga melupakan nama-Nya.

Jangan Hanya Membaca Bismillah dengan Lisan, Hadirkan Juga dalam Perbuatan

Membiasakan membaca Bismillah tentu merupakan amalan yang baik. Namun, ada hal penting yang tidak boleh kita lupakan: Bismillah seharusnya menjadi pengingat agar setiap pekerjaan dilakukan dengan niat yang baik dan cara yang benar.

Tidak cukup hanya mengucapkan Bismillah, tetapi setelah itu kita melakukan sesuatu yang dilarang Allah.

Tidak cukup menyebut nama Allah sebelum bekerja, tetapi dalam pekerjaan kita justru merugikan orang lain.

Tidak cukup mengucapkan Bismillah sebelum mencari rezeki, tetapi cara mendapatkannya dilakukan dengan menipu dan mengambil hak sesama.

Maka, jadikan Bismillah sebagai komitmen untuk menghadirkan kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, dan keberkahan dalam setiap perbuatan.

Rahmat Allah Lebih Luas daripada Dosa-Dosa Kita

Saudaraku, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Boleh jadi, hari ini kita masih memiliki banyak kekurangan. Salat kita belum sempurna, istighfar kita masih kurang, hati kita terkadang lalai, dan perjalanan hidup kita tidak selalu diisi dengan kebaikan.

Namun, selama masih diberikan kesempatan untuk hidup, pintu taubat tetap terbuka.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa sebesar apa pun kesalahan manusia, jangan sampai membuatnya kehilangan harapan untuk kembali kepada Allah.

Tentu, ampunan Allah bukan alasan untuk terus melakukan kemaksiatan. Sebaliknya, kasih sayang Allah seharusnya membuat kita semakin malu untuk mengulangi dosa dan semakin bersemangat memperbaiki diri.

Biasakan Bismillah, Istighfar, dan Syukur

Ada tiga kebiasaan sederhana yang sebaiknya selalu kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari: Bismillah, ketika memulai sesuatu, agar setiap langkah selalu mengingat Allah.

Alhamdulillah, ketika mendapatkan nikmat, agar hati tidak menjadi sombong dan lupa bersyukur.

Astaghfirullah, ketika menyadari kesalahan, agar kita tidak malu untuk memohon ampun dan memperbaiki diri.

Tiga kalimat ini sederhana, tetapi apabila benar-benar dihidupkan dalam keseharian, insyaallah dapat membentuk pribadi yang lebih sabar, rendah hati, dan senantiasa dekat dengan Allah SWT.

Jangan Tunggu Menjadi Orang Saleh untuk Membiasakan Mengingat Allah

Jangan menunggu menjadi sempurna untuk mulai membaca Bismillah. Jangan menunggu kaya untuk bersyukur. Jangan menunggu tua untuk bertaubat. Jangan menunggu sakit untuk mengingat kematian.

Mulailah dari sekarang, dari hal-hal kecil, dari pekerjaan sederhana, dan dari kebiasaan yang mungkin selama ini sering kita abaikan.

Sebab kita tidak pernah tahu, amal kebaikan mana yang kelak menjadi sebab datangnya rahmat dan ampunan Allah SWT.

Bisa jadi, ada doa yang diam-diam kita panjatkan, ada istighfar yang tulus kita ucapkan, ada sedekah kecil yang kita berikan, atau ada satu kebiasaan baik yang terus kita jaga, menjadi jalan datangnya pertolongan Allah.

Ingatlah, kita bukan manusia yang tidak pernah berdosa. Kita adalah manusia yang membutuhkan ampunan Allah setiap saat.

Maka, jangan remehkan Bismillah.

Ucapkan dengan lisan, hadirkan dalam hati, dan buktikan melalui perbuatan.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita, memberkahi setiap pekerjaan kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta menutup kehidupan kita dengan husnul khatimah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Bismillah untuk memulai, Alhamdulillah untuk mensyukuri, dan Astaghfirullah untuk memperbaiki diri.

Allahu Akbar. Walillahil hamd.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *