JAKARTA – BELA RAKYAT – Rangkaian ORMAS MKGR Open 2026 – Turnamen Padel Nasional resmi berakhir setelah berlangsung selama dua hari dengan suasana penuh semangat, sportivitas, dan kebersamaan.
Usai seluruh rangkaian kegiatan selesai, Ketua Panitia Bambang Hermanto (Baher) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.
Ucapan tersebut disampaikan Baher melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengawali pesannya dengan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar hingga acara penutupan.
“Alhamdulillah, ORMAS MKGR Open 2026 – Turnamen Padel Nasional telah selesai dilaksanakan dengan lancar,” tulis Bambang Hermanto dalam unggahannya.
Menurut Baher, keberhasilan penyelenggaraan turnamen tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari semangat para peserta dalam menjaga sportivitas dan kebersamaan sepanjang kegiatan.
Ia pun memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah bertanding dengan penuh semangat.
“Selamat kepada seluruh pemenang dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bertanding dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta menjaga kebersamaan,” tulisnya.
Bagi Baher, atmosfer pertandingan yang tercipta selama MKGR Open 2026 menjadi salah satu bagian penting dari keberhasilan kegiatan. Kompetisi padel tidak hanya mempertemukan para pemain untuk beradu kemampuan di lapangan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih erat di antara keluarga besar MKGR.
Sebagai Ketua Panitia, Baher juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Ormas MKGR Wihaji atas arahan, dukungan, serta kepercayaan yang diberikan kepada panitia dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Bapak Wihaji, atas arahan dan dukungannya,” tulis Bambang.
Dukungan pimpinan organisasi, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting yang membuat panitia memiliki semangat untuk bekerja maksimal. Apalagi, penyelenggaraan turnamen nasional membutuhkan koordinasi dan kerja sama banyak pihak, mulai dari persiapan teknis, peserta, venue, sponsor, perlengkapan, hingga rangkaian acara penutupan.
Bambang juga tidak lupa memberikan penghargaan kepada seluruh sponsor, mitra, para dermawan, dan pihak-pihak lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih juga kepada seluruh sponsor, mitra, para dermawan, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Bambang, dukungan tersebut menunjukkan bahwa sebuah kegiatan olahraga dapat menjadi gerakan bersama ketika banyak pihak memiliki kepedulian dan semangat yang sama.
Terlebih, Ormas MKGR Open 2026 tidak hanya membawa misi kompetisi olahraga, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya membangun solidaritas, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan sportivitas.
Apresiasi terbesar Bambang kemudian diarahkan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga acara berakhir.
“Tak lupa, apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sejak persiapan hingga penutupan,” tulis Bambang.
Lebih lanjut dia menerangkan, keberhasilan sebuah acara tidak pernah lahir dari kerja satu atau dua orang saja. Di balik berlangsungnya pertandingan, penyerahan hadiah, kehadiran para tamu undangan, hingga acara penutupan, terdapat kerja kolektif seluruh panitia yang harus memastikan berbagai kebutuhan berjalan sesuai rencana.
Baher menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan dengan skala nasional, masih mungkin terdapat kekurangan. Karena itu, ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan Ormas MKGR Open 2026 masih terdapat hal-hal yang belum maksimal.
“Sebagai Ketua Panitia, saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan sikap terbuka panitia terhadap evaluasi. Bagi Bambang, setiap kegiatan merupakan proses pembelajaran yang dapat menjadi bekal untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya agar semakin baik.
Ia berharap Ormas MKGR Open 2026 tidak berhenti sebagai sebuah turnamen olahraga, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antaranggota dan keluarga besar MKGR.
“Semoga MKGR Open 2026 menjadi momentum untuk terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar MKGR,” tulis Bambang.
Ia pun menutup pesannya dengan optimisme untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang. “Sampai bertemu di MKGR Open berikutnya!” tulisnya.
Baher juga menyematkan pesan yang menjadi semangat utama kegiatan tersebut, yakni “Merajut Solidaritas, Menjunjung Sportivitas, Menuju Indonesia Emas 2045.”
Pesan itu menjadi relevan dengan konsep kegiatan yang memadukan olahraga, silaturahmi, kebersamaan, dan semangat organisasi. Melalui olahraga, keluarga besar MKGR diharapkan tidak hanya semakin sehat secara fisik, tetapi juga semakin kuat dalam membangun solidaritas.
Sebelumnya, Ormas MKGR Open 2026 ditutup secara resmi oleh Ketua Umum DPP Ormas MKGR Wihaji, yang hadir mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas negara.
Dalam sambutan penutupan, Wihaji memberikan apresiasi khusus kepada Bambang Hermanto selaku Ketua Panitia. Wihaji menilai Bambang bersama jajaran panitia telah bekerja luar biasa dalam mengawal kegiatan selama dua hari.
“Terima kasih kepada Ketua Panitia, luar biasa dua hari nongkrongin, Bang Bambang Hermanto. Sukses, Bang, luar biasa,” ujar Wihaji dalam sambutannya.
Pujian tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras Bambang dan seluruh panitia yang dinilai mampu menjalankan kegiatan dengan baik meskipun waktu persiapannya relatif singkat.
Wihaji juga menegaskan bahwa keberhasilan Ormas MKGR Open 2026 tidak terlepas dari kekompakan seluruh pihak yang terlibat. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berjibaku selama dua hari dalam menyiapkan dan menjalankan kegiatan.
“Terima kasih bagi semua panitia, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas berjibakunya selama dua hari dalam bikin kegiatan Ormas MKGR Open 2026,” kata Wihaji.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi penutup manis nan indah bagi Baher dan seluruh jajaran kepanitiaan. Kerja keras mereka mendapatkan pengakuan langsung dari Ketua Umum DPP Ormas MKGR, setelah rangkaian pertandingan, hiburan, silaturahmi, hingga prosesi penghargaan para juara dapat berlangsung dengan lancar.
Dalam turnamen tersebut, Jawa Barat berhasil meraih predikat Juara Umum dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Atas pencapaian tersebut, Wihaji juga menetapkan Jawa Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Ormas MKGR Open Padel berikutnya.
Pada kategori Mix Doubles, pasangan Sinta Widyana dan Zulfikar keluar sebagai Juara 1, sedangkan Umar Aryo Seno dan Tiyas Fauzia menjadi runner-up. Sementara pada kategori Men’s Doubles, gelar juara diraih Jojo Sujono dan Riza Pahlevi, dengan Indra Ahmad dan Nicolas Andreano sebagai runner-up.
Bagi Baher, capaian tersebut menjadi bagian dari cerita sukses penyelenggaraan Ormas MKGR Open 2026. Namun, lebih dari sekadar hasil pertandingan, ia ingin turnamen tersebut meninggalkan warisan berupa persaudaraan, sportivitas, dan semangat kebersamaan.
Apresiasi Wihaji terhadap Bambang dan seluruh panitia pun menjadi penegasan bahwa suksesnya sebuah kegiatan bukan hanya terlihat dari panggung dan hasil pertandingan, tetapi juga dari kerja keras orang-orang di belakang layar yang memastikan semuanya berjalan.
Dari lapangan padel, MKGR Open 2026 akhirnya membawa pesan yang lebih luas: kompetisi boleh sengit, tetapi persaudaraan harus tetap kuat; pertandingan boleh berakhir, tetapi silaturahmi harus terus berjalan.
Dengan semangat merajut solidaritas, menjunjung sportivitas, dan menuju Indonesia Emas 2045, Bambang Hermanto berharap MKGR Open berikutnya dapat hadir dengan konsep yang semakin baik, semakin meriah, dan semakin mampu mempererat keluarga besar Ormas MKGR.






