Kurang Apalagi Pengorbanan yang Diberikan Iran buat Palestina?

Kalau bukan karena pembelaan terhadap Palestina, mungkin kisah akan berkata lain. Kalau bukan karena pembelaan terhadap Palestina yang ditindas, mungkin Imam Khamenei tidak gugur dibom oleh Amerika dan Israel.

Itulah harga yang tinggi dipersembahkan oleh bangsa Iran dan Ayatullah Khamenei kepada bangsa yatim, terkepung, terlunta, diperdaya oleh Israel, yaitu Palestina, umat Nabi Muhammad Saw tercinta.

Bacaan Lainnya

Karena imanlah, Ayatullah Khamenei menghunuskan pedangnya kepada Israel sang durjana. Dia pun harus terbunuh untuk pembelaannya itu. Bahkan gugur sekaligus bersama dengan anggota keluarganya.

Tentu tidak termaafkan sampai kapanpun. Sangat masuk akal jika pembalasan harus dikenakan. Nyawa dibalas nyawa. Darah dibalas darah. Demikianlah hukum agama berkata. Demi kehormatan agama dan bangsa. Mungkin menunggu waktu terbaik.

Saya merasakan duka yang tak tertepiskan dengan penghormatan terakhir bagi Sang Imam dari berbagai bangsa dan orang-orang di seluruh dunia saat tulisan ini digoreskan. Bahwa Imam Khamenei, Imam kaum yang tertindas, akan kembali ke tanah, asal usul jasadnya sebagai anak cucu Adam. Dia menjadi saksi akan keteguhan sikap membela mereka yang tertindas dan melawan fir’aun yang merasa menjadi tuhan di muka bumi ini. Kesyahidannya menjadi monumen abadi bahwa kebangsatan fir’aun-fir’aun dimanapun, harus dilawan tanpa ragu dan tanpa rasa takut.

Darah syahidnya akan menjadi pupuk keberanian dan keteguhan bagi setiap orang yang akan melawan kezaliman di bagian pelosok dunia manapun.

Oleh: Abul Ghany Al-Bataky, Pengamat Dunia Islam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *