SURABAYA – Inovasi di bidang keperawatan menjadi salah satu kunci dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, khususnya pada kelompok lanjut usia dan penyandang penyakit kronis.
Semangat tersebut tercermin dari kiprah Iis Noventi, S.Kep., Ns., M.Kep., alumni Program Studi Magister Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR), yang terus menghadirkan berbagai inovasi, penelitian, dan karya ilmiah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Iis Noventi menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan teknologi tepat guna berbasis keperawatan. Berbagai inovasi yang dihasilkannya tidak hanya memberikan solusi bagi pasien, tetapi juga memperkaya khazanah inovasi keperawatan di Indonesia melalui perlindungan hak kekayaan intelektual.
Salah satu pencapaian terbarunya adalah diperolehnya sertifikat paten inovasi “Jatu Hydroterapi Herbal” pada tahun 2026. Inovasi tersebut merupakan terapi komplementer berbasis herbal yang dirancang untuk membantu mengurangi keluhan nyeri dan kebas pada penyandang diabetes melitus.
Pengembangan terapi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendekatan keperawatan yang lebih holistik melalui pemanfaatan terapi komplementer yang aman, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Iis Noventi bersama tim juga berhasil memperoleh sertifikat paten inovasi “Sendok Khusus Lansia Tremor”. Alat bantu tersebut dirancang untuk membantu lansia yang mengalami stroke, penyakit Alzheimer, demensia, maupun tremor agar dapat makan secara lebih mandiri.
Inovasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana ilmu keperawatan dapat dipadukan dengan desain alat bantu sederhana untuk meningkatkan kemandirian dan martabat pasien lanjut usia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya aktif menghasilkan inovasi, Iis juga terus mengembangkan kapasitas akademiknya. Pada tahun 2026, ia berhasil lolos dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) ParagonCorp, sebuah program pengembangan kompetensi dosen yang diikuti oleh pendidik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Keikutsertaannya dalam program tersebut mencerminkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, kepemimpinan akademik, serta kontribusi terhadap pengembangan pendidikan tinggi di bidang keperawatan.
Di bidang penelitian, Iis Noventi dikenal sebagai akademisi yang produktif. Berbagai hasil penelitiannya telah dipublikasikan pada jurnal ilmiah yang terindeks SINTA dan Google Scholar, dengan fokus pada keperawatan gerontik, pengelolaan hipertensi pada lanjut usia, kualitas tidur lansia, serta berbagai intervensi keperawatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup kelompok usia lanjut.
Publikasi tersebut tidak hanya memperkuat pengembangan ilmu keperawatan, tetapi juga menjadi referensi bagi akademisi dan praktisi dalam menerapkan praktik keperawatan berbasis bukti.
Sebagai alumni Program Studi Magister Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, Iis Noventi memanfaatkan kompetensi akademik yang diperolehnya untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Perjalanan kariernya menunjukkan bahwa, penelitian, inovasi, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan beriringan untuk menghasilkan solusi yang menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Konsistensi dalam menghasilkan karya inovatif, memperkuat budaya riset, serta meningkatkan kualitas pendidikan menjadikan Iis Noventi sebagai salah satu sosok inspiratif di bidang keperawatan.
Melalui berbagai capaian tersebut, ia membuktikan bahwa perawat tidak hanya berperan sebagai pemberi asuhan, tetapi juga sebagai peneliti, inovator, dan pendidik yang mampu melahirkan berbagai terobosan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Prestasi yang diraih Iis Noventi menjadi cerminan kontribusi alumni Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi kesehatan.
Dengan semangat kolaborasi, penelitian, dan pengabdian, alumni UNAIR terus menunjukkan peran strategis dalam menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi dunia keperawatan dan masyarakat Indonesia. (ari)






