GOWA – BELA RAKYAT – Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady menegaskan pentingnya memastikan berbagai program pemerintah di bidang infrastruktur, khususnya irigasi dan pertanian, benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Hamka saat melakukan kunjungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, Hamka berdiskusi bersama para anggota Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), didampingi jajaran Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.
Menurut Hamka, pertemuan bersama kelompok P3A menjadi momentum penting untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, sekaligus kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya para petani dalam mengelola dan memanfaatkan jaringan irigasi.
Hamka mengatakan, sebagai anggota DPR RI yang memiliki fungsi pengawasan, dirinya berkewajiban memastikan berbagai program pemerintah tidak berhenti pada tahap pembangunan maupun penganggaran, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Harus memastikan semua, apakah P3A, apakah irigasi, rumah tidak layak ini, dan lain-lain sebagainya. Itu saya harus pastikan sampai ke bawah,” ujar Hamka, seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Ia menambahkan, pengawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya DPR RI untuk meyakinkan pemerintah bahwa program-program pembangunan yang dijalankan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Artinya apa? Kalau saya DPR RI, untuk meyakinkan saya, untuk meyakinkan kepada pemerintah bahwa program ini sangat membantu rakyat,” katanya.
Dorong Program Irigasi Berkelanjutan
Hamka juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program P3A dan pembangunan infrastruktur irigasi. Menurutnya, keberadaan irigasi memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas pertanian, terutama dalam memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Karena itu, evaluasi terhadap program yang telah berjalan perlu terus dilakukan. Aspirasi masyarakat di lapangan menjadi salah satu bahan penting bagi DPR RI dalam menentukan apakah suatu program perlu dilanjutkan, diperkuat, maupun diperbaiki.
“Itu alasan-alasannya. Apakah P3A kita lanjutkan? Apakah irigasi-irigasi itu kita lanjut-lanjut?” ujar Hamka.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi tidak boleh dipandang hanya sebagai pembangunan fisik. Infrastruktur tersebut harus mampu mendukung petani agar dapat meningkatkan produktivitas dan memperoleh hasil pertanian yang lebih baik.
“Bagaimana agar petani itu bisa panen atau bisa meningkatkan…” kata Hamka.
P3A Diminta Ikut Menjaga Infrastruktur Irigasi
Selain menekankan peran pemerintah dan DPR dalam pembangunan serta pengawasan, Hamka juga mengingatkan kelompok P3A mengenai pentingnya menjaga infrastruktur irigasi yang telah dibangun.
Menurutnya, keberadaan P3A sebagai kelompok yang berhubungan langsung dengan pemanfaatan air irigasi membuat mereka memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan aset infrastruktur tersebut.
Hamka mengingatkan agar saluran irigasi dijaga dari sisi kelestarian maupun kebersihannya sehingga dapat terus berfungsi secara optimal dalam mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.
“Kita sebagai pemampu dari irigasi itu selalu menjaga aset yang telah dibangunkan kepada kita. Menjaga itu baik dari segi kelestarian daripada saluran tersebut, juga kebersihannya,” tegasnya.
Aspirasi Petani Jadi Bahan Pengawasan DPR
Hamka menyampaikan, berbagai masukan yang diperoleh dalam pertemuan dengan kelompok P3A akan menjadi bahan evaluasi dalam menjalankan fungsi pengawasan DPR RI bersama mitra kerja terkait.
Ia menilai komunikasi langsung dengan masyarakat penting dilakukan agar kebijakan dan program pemerintah dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Bagi Hamka, keberhasilan pembangunan infrastruktur bukan semata-mata diukur dari terselesaikannya sebuah proyek, tetapi dari sejauh mana infrastruktur tersebut mampu meningkatkan produktivitas, memperlancar aktivitas masyarakat, dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Dalam konteks pertanian, infrastruktur irigasi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung peningkatan produksi sekaligus memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Karena itu, Hamka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program pembangunan agar pelaksanaannya tepat sasaran, berkualitas, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di daerah.
Kunjungan ke Kabupaten Gowa tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara DPR RI, pemerintah melalui BBWS Pompengan Jeneberang, serta kelompok P3A dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur irigasi dan mendorong sektor pertanian agar semakin produktif.






