Hari Guru Sedunia, Adde Rosi Dorong Penguatan Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

JAKARTA – BELA RAKYAT –  Peringatan Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day yang jatuh setiap 5 Oktober menjadi momentum untuk kembali memberikan apresiasi terhadap dedikasi para guru, dosen, dan seluruh tenaga pendidik yang memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan guru tidak hanya memiliki tugas menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Lebih dari itu, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menumbuhkan kreativitas, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dunia yang terus berubah.

Bacaan Lainnya

Menurut Adde Rosi, pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, perhatian terhadap guru dan tenaga pendidik perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Guru bukan sekadar pengajar di depan kelas, melainkan pembentuk karakter, pemantik inovasi, serta pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing global,” ujar Adde Rosi dalam pesan memperingati Hari Guru Sedunia, Senin (5/10/2026).

Ia menegaskan, melalui fungsi pengawasan dan penganggaran yang dijalankan Komisi X DPR RI, pihaknya terus mendorong adanya perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi para pendidik di Indonesia.

Hal tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan, kepastian status, perlindungan hukum, hingga peningkatan kompetensi guru agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pendidikan.

Adde Rosi juga menilai tantangan pendidikan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kondisi para pendidiknya. Guru yang mendapatkan dukungan, perlindungan, dan kesempatan untuk terus mengembangkan kompetensi akan memiliki ruang yang lebih baik dalam memberikan pembelajaran berkualitas kepada peserta didik.

“Terima kasih atas segala pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan bapak dan ibu guru dalam membimbing anak-anak bangsa menuju masa depan yang lebih cerah,” katanya.

Ia berharap momentum Hari Guru Sedunia tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bersama mengenai pentingnya memberikan dukungan nyata kepada para pendidik di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang mengabdi di daerah-daerah dengan berbagai keterbatasan.

“Selamat Hari Guru Sedunia. Tetaplah menjadi pelita penerang dalam kegelapan,” ujar Adde Rosi.

Peringatan Hari Guru Sedunia menjadi kesempatan untuk mengingat kembali bahwa kualitas pendidikan sangat berkaitan dengan keberadaan guru sebagai salah satu aktor utama dalam proses pembelajaran. Penguatan kapasitas dan perlindungan terhadap tenaga pendidik pun menjadi bagian dari agenda pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *