Aliansi Ormas Bekasi Dukung Penuh Marhum Sulaeman Menjadi Kepala Desa Tamansari

BEKASI | MEDIA BELA RAKYAT – Pemilihan Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, memasuki babak penting setelah tiga Calon Kepala Desa resmi mendapatkan nomor urut dalam tahapan pengundian yang digelar di halaman Sekretariat Pemilihan Kepala Desa, Rabu (9/9/2026) kemarin. Dalam pengundian tersebut, Marhum Sulaeman memperoleh nomor urut 3, sebuah angka yang kemudian menjadi penanda langkahnya dalam kontestasi menuju kepemimpinan Desa Tamansari.

Pengundian nomor urut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan menjadi pintu masuk bagi para calon untuk menyampaikan gagasan dan menawarkan arah masa depan desa kepada masyarakat. Marhum Sulaeman, yang mendapatkan nomor urut 3, hadir dengan gagasan pembangunan yang menempatkan kekuatan masyarakat sebagai fondasi utama, terutama dalam membuka ruang bagi pemuda, memperkuat perempuan produktif, mengembangkan UMKM, serta memastikan pertumbuhan kawasan perumahan dan aktivitas dunia usaha dapat memberi manfaat nyata bagi warga Tamansari.

Sekadar informasi, berdasarkan data kependudukan Desa Tamansari yang tersedia, jumlah penduduk tercatat lebih dari 17 ribu jiwa, dengan ribuan warga berada pada kelompok usia muda dan usia produktif. Data pekerjaan juga menunjukkan besarnya masyarakat yang bekerja sebagai karyawan swasta dan wiraswasta, sementara kelompok yang tercatat belum atau tidak bekerja juga masih cukup besar. Bagi Marhum, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan wajah manusia yang membutuhkan kesempatan, keberpihakan kebijakan, dan kepemimpinan yang mampu menjembatani potensi dengan kesejahteraan.

“Tamansari tidak kekurangan potensi, yang dibutuhkan adalah kepemimpinan yang mampu mengorkestrasi seluruh potensi itu menjadi kekuatan ekonomi rakyat. Dengan lebih dari 17 ribu penduduk, ribuan pemuda dan perempuan usia produktif, karyawan swasta, pelaku usaha, UMKM, serta kawasan perumahan yang terus berkembang, Tamansari memiliki modal sosial-ekonomi yang besar. Yang harus kita bangun bukan hanya jalan dan fasilitas, tetapi juga ekosistem yang membuat warga memiliki kesempatan untuk bekerja, berusaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Marhum Sulaeman, Calon Kepala Desa Tamansari Nomor Urut 3.

Sementara itu, dukungan terhadap Marhum Sulaeman datang dari Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi (AOB), H. Zaenal Abidin, S.E., yang menilai Tamansari membutuhkan figur pemimpin yang mampu membaca perubahan sosial dan ekonomi masyarakat secara utuh. Menurutnya, pertumbuhan penduduk, keberadaan kawasan perumahan, dunia usaha, pemuda, perempuan produktif dan UMKM harus dipandang sebagai satu kesatuan potensi yang dapat menjadi kekuatan desa apabila dikelola melalui kebijakan yang tepat, terbuka dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Sebagai Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, saya menyatakan dukungan penuh kepada Marhum Sulaeman, Calon Kepala Desa Tamansari Nomor Urut 3. Tamansari membutuhkan pemimpin yang bukan hanya mampu menjalankan pemerintahan, tetapi juga berani membuka ruang bagi pemuda, memberdayakan perempuan, memperkuat UMKM dan membangun hubungan yang sehat dengan dunia usaha. Kami melihat Marhum memiliki visi untuk membawa potensi tersebut menjadi kekuatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas H. Zaenal Abidin, S.E., kepada awak Media BelaRakyat.com, Jum’at (11/9/2026).

Di sisi lain, tahapan demokrasi Desa Tamansari juga menjadi perhatian karena jumlah pemilih yang tercatat dalam data sementara mencapai ribuan warga. Berdasarkan informasi tahapan pemilihan yang disampaikan, terdapat 9.175 pemilih dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), sementara terdapat 285 pemilih dalam kategori DPTB. Data DPS masih dalam proses koreksi, antara lain ditemukan 184 data ganda, 5 pemilih meninggal dunia dan 10 pemilih pindah, sehingga angka sementara setelah penyesuaian dan penambahan DPTB tercatat sekitar 9.260 pemilih. Adapun penetapan dan pengumuman DPT dijadwalkan pada 14 September 2026 besok.

Bagi H. Zaenal dan anggotanya yang tergabung di Aliansi Ormas Bekasi (AOB), angka pemilih tersebut bukan sekadar jumlah yang harus dihitung menjelang hari pencoblosan, tetapi merupakan amanah demokrasi yang harus dihormati melalui kontestasi yang sehat dan bermartabat.

“Saya mengajak seluruh anggota yang tergabung di Aliansi Ormas Bekasi (AOB) beserta masyarakat Tamansari untuk menggunakan hak pilih dengan kesadaran dan melihat calon bukan hanya dari angka atau janji, tetapi dari gagasan, keberanian dan kesungguhannya membangun desa. Jika masyarakat memberikan kepercayaan kepada Marhum Sulaeman, saya siap bekerja bersama warga. Mari kita jadikan Nomor 3 sebagai simbol ikhtiar bersama untuk Tamansari yang lebih maju, produktif, berdaya dan sejahtera.” Pungkas H. Zaenal Abidin, S.E.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *