JAKARTA – BELA RAKYAT – Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, meminta semua pihak menjaga iklim investasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Hal itu disampaikannya saat menerima aspirasi dari organisasi masyarakat Pati di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026). Sari menyoroti informasi adanya calon investor yang mengurungkan niat berinvestasi di Pati akibat persepsi negatif terhadap wilayah tersebut.
Menurut legislator Dapil NTB II itu, investasi di kawasan pesisir sangat penting untuk menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi nelayan.
“Kalau framing pemberitaannya negatif, investor jadi takut masuk. Yang rugi bukan hanya Pemda, tapi masyarakat pesisir itu sendiri,” kata Sari.
Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan, kritik terhadap investasi sah-sah saja dalam demokrasi, asal berbasis data dan fakta. Ia menolak generalisasi bahwa semua investasi merugikan.
Menurutnya, Pati memiliki potensi pesisir yang besar dan harus dikelola melalui investasi yang sehat dan berkelanjutan, dengan syarat lingkungan terjaga, nelayan terlindungi, dan warga lokal mendapat manfaat ekonomi.
Karena itu, Sari mendorong pemerintah pusat dan daerah duduk bersama untuk menyeimbangkan kepentingan investasi, perlindungan nelayan, dan kelestarian lingkungan.
“Yang kita butuhkan bukan investasi yang mengorbankan rakyat, tapi investasi yang buka lapangan kerja, tingkatkan pendapatan, dan bangun infrastruktur,” ujarnya.
Ia juga meminta media, akademisi, dan masyarakat sipil menyajikan informasi secara proporsional agar tidak ada kepentingan kelompok kecil yang merugikan kepentingan besar masyarakat Pati.
“Jangan sampai masyarakat pesisir jadi korban dua kali. Sudah sulit secara ekonomi, ketika ada peluang sejahtera, peluang itu hilang karena informasi yang tidak utuh,” tutupnya.






