MAKASSAR – BELA RAKYAT – Komitmen Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis digital terus diwujudkan melalui transformasi layanan publik. Salah satu langkah nyata dilakukan Perumda Air Minum Kota Makassar dengan menggencarkan penggunaan sistem pembayaran non-tunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi seluruh pelanggan.
Sosialisasi penggunaan QRIS digelar di Kantor Wilayah Pelayanan IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mendorong seluruh transaksi pada badan usaha milik daerah dilakukan secara cashless demi meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen Munafri–Aliyah Wujudkan Layanan Publik Modern
Kebijakan digitalisasi transaksi menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih cepat, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
Arahan agar seluruh transaksi di lingkungan BUMD dilakukan secara non-tunai menjadi dasar bagi Perumda Air Minum Makassar untuk memperluas penggunaan pembayaran digital kepada seluruh pelanggan.
Transformasi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat proses transaksi, tetapi juga mengurangi penggunaan uang tunai sehingga pelayanan menjadi lebih aman, transparan, dan efisien.
Perumda Air Minum Percepat Edukasi Pelanggan
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar, Wirda Fauzah Madjid, mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 88 persen transaksi pembayaran pelanggan telah dilakukan secara non-tunai.
Meski demikian, masih terdapat sekitar 12 persen pelanggan yang melakukan pembayaran secara tunai. Kelompok pelanggan inilah yang menjadi fokus edukasi agar segera beralih menggunakan sistem pembayaran digital.
“Perusahaan telah mendapat arahan dari Bapak Wali Kota agar seluruh transaksi pembayaran dilakukan secara nontunai. Karena itu, sisa 12 persen pelanggan yang masih membayar secara tunai menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk terus diedukasi,” ujar Wirda.
Menurutnya, keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada peran seluruh petugas pelayanan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kemudahan penggunaan QRIS.
QRIS Permudah Pembayaran Tagihan Air
Perumda Air Minum Makassar kini menyediakan berbagai pilihan pembayaran digital yang terintegrasi. Selain melalui aplikasi PAMNAS, pelanggan dapat membayar tagihan menggunakan mobile banking, QRIS, OVO, GoPay, ShopeePay, Tokopedia, kartu debit, kartu kredit, maupun platform pembayaran digital lainnya.
Wirda meminta seluruh petugas pelayanan, khususnya kasir, memahami mekanisme penggunaan QRIS sehingga mampu membantu pelanggan yang masih belum terbiasa melakukan transaksi digital.
“Harapan direksi ke depan seluruh pelanggan sudah beralih menggunakan pembayaran secara nontunai. Karena itu saya meminta seluruh petugas di wilayah benar-benar memahami teknis penggunaan QRIS agar nantinya tidak ada kendala saat melayani pelanggan,” katanya.
BNI Dukung Sistem Pembayaran Digital
Sebagai mitra Perumda Air Minum Makassar, PT Bank Negara Indonesia (BNI) menghadirkan fasilitas pembayaran digital yang mampu mengakomodasi hampir seluruh metode transaksi non-tunai.
Perwakilan BNI, Hardinas, menjelaskan bahwa pelanggan cukup membawa telepon genggam untuk menyelesaikan pembayaran melalui pemindaian QRIS tanpa harus membawa uang tunai.
“Semua pembayaran dapat diakomodasi melalui sistem digital yang kami siapkan. Mau menggunakan kartu, QRIS, e-wallet, maupun mobile banking semuanya bisa dilakukan di loket pelayanan,” ujarnya.
Selain pembayaran pelanggan individu, BNI juga menyediakan layanan Virtual Account (VA) bagi mitra dan instansi sehingga proses pembayaran dapat dilakukan secara jarak jauh dengan lebih praktis dan terdokumentasi secara digital.
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Digital
Melalui percepatan implementasi pembayaran QRIS, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham menunjukkan komitmennya dalam mendorong digitalisasi layanan publik di seluruh BUMD.
Transformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, efisien, dan akuntabel. Dengan semakin luasnya penggunaan transaksi non-tunai, Perumda Air Minum Makassar optimistis seluruh pelanggan akan beralih ke sistem pembayaran digital yang lebih cepat, aman, dan mudah digunakan.






