BULUKUMBA – Terpilihnya kembali Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan disambut positif oleh berbagai kalangan dunia usaha. Salah satunya datang dari Ketua Umum Forum Komunikasi Pengusaha Bulukumba (FKPB), Syafruddin Mualla, yang menyatakan optimisme terhadap arah kepemimpinan KADIN Sulsel lima tahun mendatang.
AIA kembali dipercaya memimpin KADIN Sulsel untuk periode 2026–2031 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII KADIN Sulsel yang digelar di Hakuna Matata Resort, Kabupaten Bulukumba. Dalam forum tersebut, AIA ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum.
Syafruddin Mualla yang hadir langsung dalam Musprov VIII menilai kepercayaan yang kembali diberikan kepada AIA menunjukkan adanya keyakinan kuat dari pelaku usaha terhadap kepemimpinan yang mampu menjaga kesinambungan program organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Andi Iwan Darmawan Aras atas amanah yang kembali diberikan untuk memimpin KADIN Sulawesi Selatan. Saya optimistis di bawah kepemimpinan beliau, KADIN Sulsel akan semakin kuat, adaptif, dan inklusif dalam menghadapi dinamika dunia usaha serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Syafruddin.
Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, industri, pertanian, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut, kata dia, memerlukan sinergi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Syafruddin menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap mendukung berbagai program strategis KADIN Sulsel, terutama yang berkaitan dengan peningkatan investasi, penguatan sektor industri, pengembangan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja.
“Atas nama FKPB, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan KADIN Sulawesi Selatan dalam mendorong investasi, hilirisasi potensi daerah, pengembangan industri, penguatan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas,” katanya.
Selain memimpin FKPB, Syafruddin Mualla juga aktif di sejumlah organisasi dunia usaha, di antaranya ISMI Sulawesi Selatan, APINDO Sulawesi Selatan, REI Sulawesi Selatan, GAPENSI Sulawesi Selatan, Dewan Ekonomi Indonesia Timur, serta Asosiasi Usaha Menengah Indonesia.
Musprov VIII KADIN Sulsel sendiri mengangkat tema “Akselerasi Ekonomi Daerah Melalui KADIN yang Adaptif dan Inklusif”. Tema tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat investasi, meningkatkan daya saing daerah, dan memperluas kolaborasi dunia usaha.
Syafruddin berharap kepemimpinan AIA pada periode kedua ini dapat semakin memperkokoh posisi KADIN Sulawesi Selatan sebagai wadah utama dunia usaha yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang investasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.






