LOADING

Type to search

PKS Ajak Golkar Perjuangkan Pajak Motor Gratis untuk Ringankan Beban Rakyat Selama Pandemi Covid-19

Share

JAKARTA – Silaturahim Kebangsaan antara kali ini ke Partai Golkar. PKS dengan memiliki beberapa agenda.

Seperti disampaikan Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi, kunjungan PKS ke Partai Golkar adalah untuk memperkenalkan kepengurusan baru PKS Masa Bakti 2020-2025 dan mengokohkan silaturahim antara kedua partai politik.

“Selain itu, kunjungan ini untuk memperkenalkan lambang PKS yang sudah diremajakan dengan penambahan warna orange yang tampak lebih fresh, friendly, dan inklusif,” kata Habib Aboe pada Lintas Parlemen usai bertemu Ketua Umum DPP partai Golkar Airlangga Hartarto, Kamis (29/4/2021).

Habib Aboe menyampaikan, PKS meyakini silaturahim kebangsaan ini yang dilakukan antar pimpinan partai politik di Indonesia akan membawa kebaikan bagi pembangunan demokrasi dan politik di Indonesia.

Ketua MKD ini mengaku, pada kesempatan silaturahmi itu kedua partai bertukar pikiran dan membahas berbagai persoalan serta mencari solusi bagi kebaikan bangsa.

“PKS menyampaikan pokok pikiran mengenai dampak serius pandemi Covid-19 bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja, pelaku UMKM, dan masyarakat miskin,” terangnya.

“PKS berpendapat, momentum Pandemi Covid-19 ini bagi negara agar meringankan beban rakyat. PKS mengusulkan memberikan keringanan pajak bagi masyarakat menengah-bawah yang merupakan kelompok yang paling besar terdampak ekonomi, khususnya bagi pekerja, buruh, dan karyawan,” sambungnya.

Ia menjelaskan, insentif pajak yang diusulkan oleh PKS ini berupa pembebasan pajak STNK roda dua dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) untuk masyarakat berpenghasilan kurang dari 8 juta rupiah perbulan.

Kedua, lanjut Habib Aboe, insentif pajak ini sangat tepat sasaran karena mentarget kelompok masyarakat berpenghasilan menengah kebawah yang menopang konsumsi masyarakat. (HM)

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *