JAKARTA: BELA RAKYAT – Dinamika menjelang Musyawarah Nasional (Munas) III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda LIRA semakin menghangat. Tahapan pendaftaran bakal calon Ketua Umum resmi berakhir dengan masuknya nama Habibie Mahabbah sebagai salah satu kandidat yang telah menyerahkan berkas pencalonan kepada panitia Munas III.
Pendaftaran yang berlangsung sesuai jadwal tersebut menandai berakhirnya tahapan penerimaan berkas calon Ketua Umum DPP Pemuda LIRA untuk periode kepengurusan mendatang. Selanjutnya, panitia akan melaksanakan proses verifikasi administrasi sesuai ketentuan organisasi sebelum menetapkan calon yang memenuhi persyaratan.
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Habibie Mahabbah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menjalankan proses pendaftaran secara profesional, terbuka, dan sesuai mekanisme organisasi.
Menurutnya, proses yang berlangsung menjadi bukti bahwa Pemuda LIRA terus mengedepankan nilai-nilai demokrasi, transparansi, serta kesetaraan bagi seluruh kader yang ingin berpartisipasi dalam kontestasi kepemimpinan organisasi.
Panitia: Pendaftaran Resmi Ditutup
Ketua Organizing Committee (OC) Munas III DPP Pemuda LIRA, Bung Muslih, menegaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran telah selesai dilaksanakan dan secara resmi ditutup sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Ia menjelaskan bahwa proses pendaftaran dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta ketentuan yang telah disepakati bersama, dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, independensi, dan akuntabilitas.
“Kami menyambut baik seluruh kader yang memiliki komitmen untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi. Panitia memastikan setiap bakal calon memperoleh hak dan kesempatan yang sama sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen menjaga integritas seluruh tahapan Munas III agar berlangsung tertib, transparan, dan menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi DPP Pemuda LIRA,” ujar Muslih di Gedung Gajah, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).
Muslih menambahkan bahwa setelah penutupan pendaftaran, panitia akan melaksanakan tahapan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas yang telah diterima sebelum memasuki agenda Munas berikutnya.
Ia juga mengajak seluruh kader Pemuda LIRA di berbagai daerah untuk tetap menjaga kondusivitas organisasi serta mengedepankan semangat persaudaraan selama proses Munas berlangsung.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi organisasi. Namun yang lebih penting adalah menjaga persatuan dan soliditas Pemuda LIRA agar Munas III benar-benar menjadi momentum memperkuat organisasi dan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa Pemuda LIRA semakin maju,” katanya.
Habibie Apresiasi Profesionalisme Panitia
Ditemui secara terpisah usai proses pendaftaran, Habibie Mahabbah mengaku bersyukur karena seluruh proses berjalan lancar. Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia Munas III yang telah menerima berkas pencalonannya dengan baik serta menjalankan seluruh tahapan secara profesional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Panitia Munas III DPP Pemuda LIRA yang telah menjalankan seluruh tahapan pendaftaran secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan mekanisme organisasi. Kehadiran saya hari ini merupakan bentuk komitmen untuk mengabdikan diri dan bersama-sama membawa Pemuda LIRA menjadi organisasi yang semakin solid, progresif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Habibie Mahabbah.
Menurut Habibie, proses demokrasi yang sehat merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya oleh seluruh kader.
Membangun Organisasi yang Lebih Progresif
Habibie menegaskan bahwa keputusannya maju sebagai calon Ketua Umum bukan semata-mata untuk memperoleh jabatan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada organisasi yang selama ini telah menjadi wadah perjuangan para pemuda.
Ia ingin menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik internal, sehingga Pemuda LIRA dapat terus berkembang sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Keikutsertaan saya dalam kontestasi Ketua Umum bukan sekadar untuk meraih jabatan, melainkan sebagai ikhtiar membangun semangat persatuan dan memperkuat peran strategis Pemuda LIRA di tengah berbagai tantangan zaman. Saya ingin mengajak seluruh kader bersama-sama membangun organisasi yang lebih solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap Munas III menjadi ajang konsolidasi nasional yang mempererat hubungan antarkader dari seluruh Indonesia serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang membawa Pemuda LIRA semakin maju.
Munas III Pemuda LIRA Diharapkan Perkuat Soliditas Organisasi
Dengan berakhirnya masa pendaftaran calon Ketua Umum, perhatian kader kini tertuju pada tahapan verifikasi dan pelaksanaan Musyawarah Nasional III yang akan menentukan arah kepemimpinan DPP Pemuda LIRA untuk periode mendatang.
Seluruh rangkaian Munas diharapkan berlangsung demokratis, tertib, dan penuh semangat persaudaraan sehingga menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat peran Pemuda LIRA dalam pembangunan nasional, serta menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia di masa depan.






