Juny Gio Jalankan Tugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Permukiman Padat Mampang Prapatan

JAKARTA; BELA RAKYAT – Petugas Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi (SE2026) dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Administrasi Jakarta Selatan mulai melaksanakan pendataan door-to-door di kawasan permukiman padat penduduk, khususnya di wilayah Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional.

Salah satu petugas yang terlibat dalam pelaksanaan pendataan tersebut adalah M. A. Juny Gio, yang dipercaya sebagai Petugas Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026. Selain mengemban tugas sebagai petugas sensus, Juny Gio juga aktif sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Gen.Muda GRIB Jaya Provinsi DKI Jakarta serta Wakil Sekretaris VII Pengurus Kota Karang Taruna Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mengacu pada Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia Nomor 500.2/4680/SJ dan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Koordinasi Pemerintah Daerah dengan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. Surat edaran tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPS dalam menyukseskan pendataan ekonomi nasional.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah diharapkan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, fasilitasi kegiatan pendataan, hingga penguatan tata kelola data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pelaksanaannya, petugas sensus mendatangi masyarakat secara langsung untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi. Pendekatan door-to-door dilakukan agar data yang diperoleh lebih lengkap, valid, dan mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Juny Gio mengatakan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas.

“Data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan strategis, mulai dari pembangunan ekonomi, pemberdayaan pelaku usaha, hingga penyaluran program bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelasnya kepada wartawan, Jakarta, Selasa (30/6/2026)

Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian menjadi nilai utama dalam menjalankan amanah sebagai Petugas Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data statistik yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan lancar sehingga mampu menghasilkan data yang akurat sebagai pijakan dalam merumuskan arah kebijakan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *