Ismail Bachtiar Tekankan Hilirisasi Sawit Kunci Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Komisi VI menegaskan pentingnya percepatan hilirisasi industri kelapa sawit sebagai langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi nasional.

Anggota Komisi VI DPR RI Ismail Bachtiar menyampaikan bahwa pengembangan sektor sawit tidak boleh hanya berhenti di hulu, tetapi harus terintegrasi hingga ke sektor hilir agar memberikan nilai tambah yang maksimal bagi negara.

Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Ia menilai, pengelolaan sawit yang terintegrasi akan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global.

Dalam pertemuan dengan pihak BUMN perkebunan, termasuk PT Agrinas Palma Nusantara, DPR juga menekankan pentingnya eksekusi program yang tidak hanya berorientasi pada rencana besar, tetapi juga memperhatikan aspek teknis di lapangan.

Ismail mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan jangka panjang, tetapi juga oleh konsistensi dalam pelaksanaan sehari-hari. Ia mendorong agar setiap detail operasional dapat dikelola dengan baik agar target swasembada pangan dapat tercapai.

Selain itu, DPR meminta pemerintah untuk memastikan bahwa kebijakan hilirisasi berjalan selaras dengan visi besar nasional, termasuk agenda swasembada pangan yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto.

Dengan percepatan hilirisasi, DPR optimistis sektor sawit dapat menjadi tulang punggung dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *