Filosofi Lambang IKA Darul Istiqamah, Habibie Mahabbah: Wadah Ini Rumah Besar Kita Semua dari Beragam Latar Belakang

Logo IKA Darul Istiqamah
Logo IKA Darul Istiqamah

JAKARTA –  Penggagas berdirinya Ikatan Alumni Pesantren Darul Istiqamah (IKA Darul Istiqamah), Habibie Mahabbah, SIP, MM, menegaskan bahwa desain logo tetap namun makna filosofi organisasi yang saat ini beredar masih bersifat sementara dan sangat terbuka untuk penyempurnaan melalui forum resmi organisasi pada masa mendatang.

Menurut Habibie, dirinya selalu membuka kepada para alumni ruang diskusi terkait wadah yang diinisiasi bersama sejumlah alumni ini. Bahkab Habibie menjelasjan, seluruh elemen identitas organisasi, termasuk lambang, filosofi, arah gerakan, hingga struktur kelembagaan akan dibahas secara bersama dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) agar benar-benar merepresentasikan aspirasi seluruh alumni Pesantren Darul Istiqamah di berbagai daerah.

Bacaan Lainnya

“Logo yang beredar saat ini sifatnya masih sementara. Nantinya akan kita sempurnakan bersama dalam forum Rakernas agar menjadi simbol yang benar-benar mewakili semangat, sejarah, dan cita-cita besar alumni Darul Istiqamah,” ujar Habibie Mahabbah saat menyampaikan keterangannya.

Habibie menuturkan bahwa pembentukan IKA Darul Istiqamah bukan sekadar menghadirkan organisasi formal alumni, melainkan membangun ruang persaudaraan yang dapat mempersatukan seluruh alumni lintas generasi, profesi, daerah, dan latar belakang.

Menurut mantan Bendahara Umum PB HMI dan Wakil Sekjen DPP KNPI ini, alumni Darul Istiqamah saat ini telah tersebar di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, dakwah, birokrasi, politik, pengusaha, akademisi, hingga aktivis sosial kemasyarakatan. Karena itu, kehadiran IKA Darul Istiqamah diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat ukhuwah sekaligus kontribusi nyata kepada umat dan bangsa.

“IKA Darul Istiqamah adalah rumah besar alumni. Di dalamnya ada banyak perbedaan latar belakang, profesi, dan pandangan, tetapi semuanya dipersatukan oleh sejarah pendidikan dan nilai-nilai pesantren yang sama,” ujar Habibie.

Putra kelahiran Pangkep Sulsel ini menjelaskan, semangat utama organisasi ini adalah menjaga nilai istiqamah sebagaimana ruh pesantren yang selama ini menjadi tempat lahirnya generasi berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial.

Habibie juga menekankan pentingnya membangun organisasi alumni yang tidak terjebak dalam kepentingan kelompok tertentu, melainkan menjadi ruang kolaborasi dan pengabdian bersama.

“Kita ingin membangun organisasi yang inklusif, teduh, dan mampu menjadi perekat. Alumni pesantren harus hadir membawa solusi, menjaga persatuan, dan memberi manfaat di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keberadaan IKA Darul Istiqamah juga diharapkan mampu memperkuat hubungan emosional antara alumni dan pesantren. Menurutnya, pesantren tidak hanya melahirkan lulusan, tetapi membentuk karakter, adab, dan nilai kehidupan yang terus melekat hingga kapan pun.

“Pesantren mengajarkan kita tentang ilmu, adab, kesederhanaan, dan pengabdian. Maka alumni punya tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater dan terus berkontribusi untuk kemajuan pesantren,” ucap Habibie.

Dalam proses pembentukan organisasi tersebut, berbagai tokoh alumni disebut mulai memberikan dukungan dan masukan. Habibie memastikan seluruh aspirasi akan dihimpun secara terbuka demi melahirkan organisasi yang kuat secara kelembagaan dan matang dalam visi perjuangan.

Sekjen DPP Pemuda LIRA ini berharap Rakernas mendatang menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan besar alumni dalam membangun IKA Darul Istiqamah yang modern, profesional, namun tetap berakar pada nilai-nilai pesantren.

“Kita ingin IKA Darul Istiqamah bukan hanya dikenal sebagai organisasi alumni, tetapi menjadi gerakan moral, gerakan intelektual, dan gerakan pengabdian yang terus hidup untuk umat dan bangsa,” pungkasnya.

Rencana pembentukan IKA Darul Istiqamah sendiri mulai mendapat perhatian luas dari para alumni di berbagai daerah. Banyak pihak berharap organisasi tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi antaralumni sekaligus wadah memperkuat kontribusi sosial, pendidikan, dan dakwah di tengah masyarakat.

Berikut Makna Logo IKA Darul Istiqamah disampaikan Habibie:

Lambang IKA Darul Istiqamah (Ikatan Alumni Pesantren Darul Istiqamah) mencerminkan nilai keislaman, persaudaraan alumni, keilmuan, serta semangat istiqamah dalam kehidupan. Setiap unsur memiliki makna mendalam yang saling berkaitan.

I. Bentuk Bintang Delapan

1. Bentuk dasar lambang berupa bintang bersudut delapan melambangkan:

2. Cahaya Islam yang menerangi kehidupan.

3. Arah perjuangan yang menyebar ke berbagai penjuru.

4. Keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal.

5. Semangat persatuan alumni dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.

6. Bentuk geometris ini juga identik dengan ornamen peradaban Islam yang menggambarkan keindahan, keteraturan, dan ketauhidan.

II. Warna Hijau

1. Warna hijau dominan pada lambang melambangkan:

2. Kesuburan ilmu dan akhlak.

3. Harapan dan pertumbuhan generasi Islami.

4. Kedamaian, kesejukan, serta identitas keislaman.

5. Semangat dakwah yang membawa rahmat bagi umat.

6. Hijau juga menggambarkan bahwa alumni diharapkan terus tumbuh memberi manfaat bagi masyarakat.

III. Garis Hitam

Garis hitam tegas di bagian dalam melambangkan:

1. Keteguhan prinsip dan istiqamah.

2. Kekuatan karakter alumni.

3. Ketegasan dalam menjaga nilai agama, moral, dan tradisi pesantren.

4. Makna ini sejalan dengan nama “Darul Istiqamah” yang mengandung nilai konsistensi dalam kebaikan.

IV. Simbol Matahari dan Cahaya

1. Matahari berwarna kuning keemasan dengan pancaran sinar melambangkan:

2. Sumber pencerahan ilmu pengetahuan.

3. Harapan, optimisme, dan masa depan cerah.

4. Peran alumni sebagai penerang di tengah masyarakat.

5. Cahaya yang memancar menunjukkan bahwa ilmu dari pesantren diharapkan terus menyinari lingkungan sekitar.

V. Kubah dan Bulan Sabit

Simbol kubah masjid dengan bulan sabit melambangkan:

1. Keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

2. Identitas pesantren sebagai pusat pendidikan Islam.

3. Spirit ibadah, dakwah, dan pengabdian umat.

4. Kubah juga menggambarkan perlindungan dan persatuan dalam naungan nilai-nilai Islam.

VI. Kitab Terbuka

Kitab terbuka di bagian tengah melambangkan:

1. Ilmu pengetahuan sebagai fondasi utama.

2. Al-Qur’an dan pendidikan pesantren sebagai pedoman hidup.

3. Semangat belajar sepanjang hayat bagi seluruh alumni.

4. Posisi kitab di pusat lambang menegaskan bahwa ilmu adalah inti perjuangan IKA Darul Istiqamah.

VII. Makna Keseluruhan

Secara keseluruhan, lambang IKA Darul Istiqamah menggambarkan:

“Persatuan alumni pesantren yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlak mulia untuk terus istiqamah dalam dakwah, pengabdian, dan membangun peradaban umat.”

Lambang ini menjadi simbol bahwa alumni bukan hanya terikat oleh almamater, tetapi juga oleh tanggung jawab moral untuk menjaga nilai Islam, memperkuat ukhuwah, dan memberi manfaat bagi bangsa dan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *