Ahmad Doli Kurnia Soroti Kontroversi Piala Dunia 2026: Singgung FIFA, Donald Trump, hingga Lionel Messi

JAKARTA – BELA RAKYAT – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia turut menyoroti berbagai kontroversi yang mewarnai Piala Dunia 2026.

Melalui video yang diunggah di akun Facebook pribadinya usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Golkar di Aceh, Doli menjawab pertanyaan warganet mengenai berbagai drama yang terjadi selama turnamen.

Bacaan Lainnya

Dalam video tersebut, Doli mengawali tanggapannya dengan nada santai. Ia mengibaratkan kondisi FIFA saat ini dengan bajunya yang tampak kusut.

“Wah menarik nih, banyak yang nanya soal Piala Dunia, berantakannya FIFA. Kayak baju saya, berantakan karena sama kayak FIFA sekarang,” ujar Doli.

Doli kemudian menyoroti isu yang ramai diperbincangkan terkait striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. Ia menyinggung kabar yang beredar mengenai dugaan adanya intervensi terhadap keputusan wasit setelah Balogun menerima kartu merah.

Menurut Doli, publik sempat dihebohkan dengan isu bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino agar kartu merah Balogun dibatalkan. Meski demikian, Doli menyebut hasil pertandingan tetap menunjukkan bahwa kemenangan tidak bisa ditentukan oleh campur tangan siapa pun.

“Donald Trump bisa berkuasa menelepon Ketua FIFA, tapi Allah mengatakan, ‘Biarin aja ikut main,’ dan akhirnya kalah 4-1,” ucapnya.

Selain itu, Doli juga menyoroti kemenangan Argentina yang menurutnya memunculkan kontroversi. Ia mengaku sebagai pengagum Lionel Messi, namun merasa prihatin apabila kemenangan diperoleh melalui proses yang dipersoalkan publik.

“Saya termasuk orang yang mengagumi Messi. Tapi kalau menang dengan cara seperti itu, saya kasihan. Jangan sampai citranya berakhir tidak baik. Menang dengan cara yang tidak terhormat,” katanya.

Dalam pandangannya, kontroversi tersebut berkaitan dengan persoalan keadilan dalam olahraga. Ia menilai pertandingan sepak bola harus dijalankan secara jujur dan bebas dari dugaan pengaturan hasil pertandingan maupun keberpihakan wasit.

Doli bahkan melontarkan candaan dengan mengatakan wasit yang dianggap bermasalah seolah-olah layak “dilaporkan ke KPK”, sebagai bentuk kritik terhadap dugaan ketidakadilan di lapangan.

“Kalau nonton ada permainan yang curang, sama juga seperti kalau dalam pemilu ada yang curang, pasti semua protes. Wasitnya kayaknya atur skor atau suap. Kita laporin aja wasit ke KPK,” ujarnya sambil berseloroh.

Pernyataan Ahmad Doli Kurnia tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet yang mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026. Sebagian menyampaikan dukungan terhadap pentingnya menjaga integritas kompetisi, sementara sebagian lainnya menilai kontroversi pertandingan sebaiknya menunggu hasil evaluasi resmi dari FIFA.

Hingga saat ini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan klaim mengenai adanya intervensi Donald Trump ataupun dugaan pengaturan pertandingan sebagaimana dibahas dalam video tersebut. Isu-isu tersebut masih menjadi perbincangan di media sosial dan memunculkan berbagai opini dari publik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *