Adde Rosi: Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri, tapi Warisan Budaya Harus Dijaga

JAKARTA – BELA RAKYAT – Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Pesan tersebut disampaikan Adde Rosi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya saat menghadiri Semarak Budaya: Pagelaran Seni Budaya Pencak Silat Pendekar Banten di Pandeglang.

Dalam unggahannya, Adde Rosi mengingatkan bahwa terdapat warisan budaya yang tidak boleh hilang ditelan zaman. Menurut dia, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kebudayaan harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Bacaan Lainnya

“Ada warisan yang tidak boleh hilang ditelan zaman. Ada nilai luhur yang harus terus diwariskan kepada generasi,” tulis Adde Rosi dalam unggahan Instagram pribadinya.

Ia menyebut pagelaran seni budaya tersebut menjadi momentum untuk menyaksikan secara langsung semangat para pendekar dan generasi muda dalam menjaga tradisi pencak silat. Kegiatan itu sekaligus menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern.

Bagi Adde Rosi, pencak silat memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan membela diri. Seni bela diri tradisional tersebut menjadi bagian dari identitas budaya yang menyimpan berbagai nilai kehidupan.

“Pencak silat mengajarkan lebih dari sekadar bela diri,” tulisnya. Ia kemudian menyebut sejumlah nilai yang dapat dipetik dari pencak silat, mulai dari keberanian, kesabaran, kehormatan, persaudaraan, hingga kecintaan terhadap budaya sendiri.

Nilai-nilai tersebut, menurut Adde Rosi, sangat penting untuk ditanamkan kepada generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus budaya global, generasi muda dinilai perlu tetap memiliki akar budaya yang kuat.

Pagelaran Seni Budaya Pencak Silat Pendekar Banten di Pandeglang juga menjadi ruang bagi para pendekar dan anak muda untuk menunjukkan bahwa tradisi dapat berjalan beriringan dengan perkembangan zaman. Pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi juga dengan memberikan ruang bagi generasi penerus untuk mengenal, mempelajari, dan mempraktikkannya.

Adde Rosi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga pencak silat sebagai warisan leluhur. Menurutnya, keberlangsungan budaya sangat bergantung pada kemauan generasi sekarang untuk merawat dan meneruskannya kepada generasi berikutnya.

“Mari jaga bersama warisan leluhur ini. Karena ketika budaya kita hidup, identitas kita juga tetap kuat,” tegasnya.

Menutup pesannya, Adde Rosi menyampaikan salam budaya sekaligus salam kepada para pendekar Banten. “Salam budaya! Salam Pendekar Banten!” tulisnya, seraya menyertakan sejumlah tagar, di antaranya #adderosi, #pendekarbanten, #kirabbudaya, dan #pandeglang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *