Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras Terima DPP Pemuda LIRA, Ajak Bersinergi Sukseskan Program Pro Rakyat

JAKARTA: BELA RAKYAT – Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda LIRA menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Adam Irham, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah, Bendahara Umum Syahriah, Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Muslih, Wakil Sekretaris Jenderal Irwan, serta jajaran pengurus DPP Pemuda LIRA lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan apresiasi atas kiprah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Menurutnya, meskipun Pemuda LIRA bukan merupakan organisasi politik maupun partai politik, keberadaannya memiliki peran strategis dalam mengawal kepentingan masyarakat.

“Pemuda LIRA memiliki sejarah panjang dalam memberikan kontribusi kepada bangsa. Organisasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional,” ujar Andi Iwan.

Ia mengapresiasi komitmen Pemuda LIRA dari tingkat pusat hingga daerah yang siap mendukung berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan seluruh elemen bangsa.

Beberapa program yang menjadi perhatian dalam diskusi tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Andi Iwan menilai seluruh program tersebut merupakan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil sehingga harus dikawal bersama agar tepat sasaran.

“Program-program ini lahir untuk kepentingan masyarakat. Tentu dalam pelaksanaannya masih ada yang perlu dievaluasi dan diperbaiki. Namun bukan berarti programnya dihapus. Yang harus dibenahi adalah pelaksanaannya agar semakin baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas legislator Partai Gerindra itu.

Ia pun mengajak seluruh pengurus Pemuda LIRA berdiskusi mengenai berbagai tantangan pelaksanaan program pemerintah di lapangan, sekaligus memberikan masukan konstruktif agar setiap kebijakan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Adam Irham mengingatkan agar pemerintah tetap fokus menjalankan agenda-agenda yang berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun ia menilai tidak sedikit kritik yang berkembang di ruang publik justru tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami berharap pemerintah tetap fokus bekerja untuk rakyat. Jangan sampai energi bangsa habis hanya karena narasi-narasi yang tidak berdasarkan fakta. Pemuda LIRA siap berada di garda terdepan untuk mendukung seluruh program yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Adam.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah menilai langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan sudah berada di jalur yang tepat. Namun ia mengingatkan agar berbagai program unggulan pemerintah tidak dirusak oleh praktik korupsi.

Menurut Habibie, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan yang sangat baik pro rakyat karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda. Akan tetapi, program tersebut harus dijaga dari oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Program Presiden Prabowo sudah baik. Yang harus dijaga adalah pelaksanaannya. Jangan sampai niat baik Presiden dirusak oleh para koruptor yang justru memanfaatkan program-program pro rakyat untuk kepentingan pribadi,” kata Habibie.

Ia meminta Presiden Prabowo berhati-hati dalam memilih tim pelaksana di setiap program strategis nasional agar diisi oleh orang-orang yang memiliki integritas tinggi.

“Koruptor yang berada dalam lingkungan yang baik tetap dapat merusak tatanan yang sudah dibangun. Karena itu, orang-orang yang menjalankan program pemerintah harus benar-benar bersih dan memiliki komitmen melayani rakyat,” ujarnya.

Habibie juga memberikan apresiasi atas sikap tegas Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi. Bahkan, menurutnya, Presiden perlu memimpin langsung gerakan pemberantasan korupsi agar kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin kuat.

“Kalau perlu Presiden Prabowo menjadi panglima dalam pemberantasan korupsi di republik ini sehingga tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba merampas hak-hak rakyat,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Habibie turut meminta pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pembangunan kepemudaan di Indonesia.

Ia menilai selama ini perhatian pemerintah masih lebih banyak tertuju pada sektor olahraga, sementara persoalan kepemudaan belum mendapatkan porsi yang seimbang.

“Kementerian Pemuda dan Olahraga bukan hanya mengurus olahraga, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap pembangunan karakter, kapasitas, dan pemberdayaan pemuda Indonesia. Kami berharap ke depan perhatian terhadap pemuda semakin diperkuat karena merekalah yang akan menentukan masa depan bangsa,” pungkas Habibie.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *