21 Tahun Perdamaian Aceh, Iwan Setiawan: Jangan Biarkan Perdamaian Dipecah Belah

JAKARTA — Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga peringatan 21 tahun perdamaian Aceh agar berlangsung secara damai, tertib, dan penuh semangat persatuan.

Menurut Iwan, perdamaian Aceh merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga bersama. Karena itu, momentum peringatan perdamaian jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memprovokasi, memecah belah masyarakat, atau menciptakan situasi yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jangan mau dipecah belah dan jangan mau dimanfaatkan oleh oknum atau pihak tertentu yang ingin Indonesia disintegrasi dan rusuh. Perdamaian Aceh harus kita jaga bersama,” ujar Iwan Setiawan dalam keterangannya, Sabtu (15/8/26).

Iwan menegaskan bahwa perbedaan pandangan dan aspirasi merupakan bagian dari demokrasi. Namun, seluruh persoalan harus diselesaikan melalui dialog, komunikasi, serta mekanisme konstitusional dan demokratis.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk menjadikan momentum 21 tahun perdamaian sebagai refleksi bersama bahwa stabilitas dan perdamaian merupakan modal utama untuk membangun kesejahteraan rakyat.

Terlebih, peringatan perdamaian Aceh berdekatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut Iwan, momentum tersebut seharusnya menjadi kesempatan untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja produktif, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang produktif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Jangan sampai energi bangsa habis untuk konflik dan kerusuhan,” tegasnya.

Iwan berharap pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat Aceh dapat menjadi bagian dari penjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun narasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

“Mari rawat perdamaian Aceh, jaga persatuan Indonesia, dan pastikan momentum bersejarah ini menjadi energi untuk membangun Aceh yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Iwan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *