JAKARTA: BELA RAKYAT – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, sekaligus menempatkan institusi tersebut sebagai salah satu lembaga negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi di Indonesia.
Menanggapi hasil survei tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan Polri, khususnya dalam menjaga keamanan ruang digital nasional.
Menurut Meutya, kolaborasi yang kuat antara kedua institusi menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang siber yang aman, bersih, dan tepercaya bagi masyarakat. Ia menilai tantangan di era transformasi digital semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor yang semakin erat.
“Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai ancaman di ruang digital, mulai dari penipuan daring, judi online, hingga penyebaran disinformasi yang dapat memecah belah masyarakat,” ujarnya.
Hasil survei Litbang Kompas juga memperlihatkan peningkatan citra kelembagaan Polri menjadi 71,5 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 64,4 persen.
Sementara itu, penilaian terhadap profesionalitas pelayanan Polri juga mengalami peningkatan. Dari responden yang pernah berinteraksi langsung dengan layanan kepolisian, indeks profesionalitas meningkat dari 7,76 menjadi 8,37. Selain itu, sekitar 80 persen responden menilai fasilitas pelayanan di kantor-kantor kepolisian kini semakin nyaman.
Survei tersebut dilaksanakan pada 9–18 April 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar ±2,83 persen.
Dengan capaian tersebut, Polri tercatat berada di jajaran lima besar institusi negara yang paling dipercaya masyarakat. Tingkat kepercayaan tersebut juga berada di atas sejumlah lembaga penegak hukum lainnya berdasarkan hasil survei yang sama.
Peningkatan kepercayaan publik ini diharapkan menjadi dorongan bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga dalam menghadapi tantangan keamanan, khususnya di era digital.






