Dukungan Tokoh Masyarakat Menguat, Midik Frabowo Dinilai Layak Lanjutkan Kepemimpinan Desa Gandasari

GANDASARI, BEKASI | BELA RAKYAT — Dinamika demokrasi tingkat desa kembali memperlihatkan wajah yang teduh sekaligus penuh harapan. Dukungan terhadap Calon Kepala Desa Gandasari, Midik Frabowo, terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat yang menginginkan kesinambungan pembangunan di Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Dukungan tersebut merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat dan aspirasi warga sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan tetap menghormati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada Senin, 13 Juli 2026 sore, dukungan tersebut datang dari Sopian Hadi, yang akrab disapa Iyan Bogel, Dewan Penasehat FBR 087 Gardu Satria Muda Desa Gandasari. Kehadirannya menambah daftar tokoh masyarakat yang secara terbuka menyampaikan harapan agar Midik Frabowo kembali memimpin Desa Gandasari periode 2026-2034. Dalam pandangannya, kesinambungan kepemimpinan menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga stabilitas pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Bagi masyarakat desa, kepemimpinan bukan sekadar persoalan pergantian jabatan, melainkan tentang menjaga kesinambungan cita-cita bersama. Desa adalah ruang tumbuhnya gotong royong, tempat nilai-nilai persaudaraan dirawat, dan tempat kesejahteraan dibangun dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Semangat tersebut juga sejalan dengan prinsip penyelenggaraan pemerintahan desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Sopian Hadi atau Iyan Bogel menyampaikan bahwa dukungan yang diberikannya lahir dari harapan agar pembangunan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dengan semangat kebersamaan.

“Saya mendukung Bang Midik Frabowo untuk kembali memimpin Desa Gandasari. Harapan saya sederhana, pembangunan terus berjalan, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, dan seluruh warga bisa merasakan manfaatnya. Mari kita jaga persatuan, jangan sampai perbedaan pilihan memutus tali silaturahmi. Desa akan maju apabila rakyatnya tetap rukun dan saling menghormati,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Sementara itu, Midik Frabowo menyampaikan apresiasi atas setiap dukungan yang diberikan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan tersebut bukanlah kebanggaan pribadi, melainkan amanah yang harus dijawab melalui kerja nyata, kedekatan dengan warga, dan pelayanan yang tulus. Ia menegaskan bahwa seluruh proses demokrasi harus dijalankan dengan menjunjung tinggi etika, persaudaraan, serta menghormati setiap pilihan masyarakat.

“Dukungan ini saya terima dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati. Saya bukan siapa-siapa tanpa doa dan kebersamaan masyarakat Gandasari. Jika Allah SWT kembali memberikan amanah melalui pilihan rakyat, saya ingin terus bekerja bersama warga, mendengar keluhan mereka, mencari solusi bersama, dan memastikan pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan siapa pun. Desa ini milik kita bersama, maka kemajuannya juga harus dibangun bersama,” tutur Midik Frabowo dengan gaya yang membumi.

Di tengah dinamika demokrasi desa, semangat persatuan tetap menjadi fondasi utama. Perbedaan pandangan politik merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat, namun persaudaraan, kerukunan, dan kepentingan masyarakat harus selalu ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun individu. Nilai tersebut selaras dengan prinsip demokrasi Pancasila serta asas pemerintahan yang baik sebagaimana diamanatkan dalam berbagai ketentuan perundang-undangan di Indonesia. Pungkas Midik Frabowo.

BELA RAKYAT mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kontestasi demokrasi desa sebagai ruang adu gagasan, pengabdian, dan keteladanan, bukan ajang perpecahan. Dengan menjaga kondusivitas, menghormati hukum, serta mengedepankan etika demokrasi dan Kode Etik Jurnalistik dalam penyampaian informasi, harapan mewujudkan Gandasari yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera, sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Bekasi, dapat terus dirawat demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *