JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (PERIKHSA), Bambang Soesatyo, mengukuhkan kepengurusan komunitas Jeep PERIKHSA 4×4, komunitas mobil off road dan on road yang beranggotakan para pemilik Jeep 4×4 dan Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (IKHSA). Pengukuhan pengurus PERIKHSA 4×4 COMMUNITY menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara hobi otomotif, disiplin penggunaan senjata api bela diri, serta penguatan solidaritas nasional dan Bela Negara.
“Pengukuhan PERIKHSA 4×4 COMMUNITY harus dimaknai sebagai upaya menyatukan hobi dengan tanggung jawab. Off road melatih ketangguhan, sementara kepemilikan senjata api bela diri menuntut disiplin tinggi. Keduanya harus berjalan seiring dalam koridor etika dan profesionalisme. Karena pemilik izin khusus senjata api ini juga masuk dalam katagori warga negara yang terlatih yang harus siap berada di garda terdepan bersama masyarakat lainnya, menghadapi musuh dari luar yang hendak merongrong kedaulatan negara,” ujar Bamsoet dalam acara Halalbihalal PERIKSHA dan Pengukuhan Pengurus PERIKHSA 4×4 COMMUNITY di Parle Senayan Jakarta, Jumat malam (17/4/26).
Pengurus PERIKHSA 4×4 COMMUNITY hadir antara lain Ketua Dewan Pembina Mantan Panglima TNI Marsekal TNI (P) Hadi Tjahjanto, Aboe Bakar Al Habsy, Ketua Dewan Penasehat Komjen Pol (Purn.) Nanan Soekarna, Wakil Dewan Penasehat Hercules Rosario Marshal dan Sonny Harsono, Presiden PERIKHSA 4×4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, serta para pengurus PERIKHSA 4×4 lainnya.
Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 sekaligus Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menjelaskan, kehadiran PERIKHSA 4×4 COMMUNITY membawa dimensi baru dalam dunia komunitas otomotif nasional. Di tengah pertumbuhan komunitas off road dalam satu dekade terakhir, muncul kebutuhan untuk menghadirkan nilai lebih dari sekadar hobi. Off road selama ini identik dengan kendaraan sport dan aktivitas otomotif ekstrem, namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan agenda sosial yang lebih luas.
“Karena itu, PERIKHSA 4×4 COMMUNITY harus hadir membawa paradigma baru. Komunitas ini harus mampu membuktikan bahwa hobi ekstrem bisa menjadi sarana pembentukan karakter, solidaritas, sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini memaparkan, PERIKHSA sebagai organisasi induk memiliki standar ketat dalam kepemilikan senjata api bela diri, mulai dari seleksi psikologi, kesehatan, hingga pelatihan penggunaan yang bertanggung jawab. Hal ini menjadi fondasi penting bagi pembentukan komunitas yang berintegritas.
“Penggunaan senjata api bela diri bukan simbol status. Ini adalah amanah yang harus dijaga dengan disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran hukum yang tinggi. Nilai-nilai ini juga harus tercermin dalam aktivitas komunitas PERIKHSA 4×4,” urai Bamsoet.
Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga mendorong penguatan semangat brotherhood lintas komunitas sebagai modal sosial untuk menjaga persatuan bangsa. Solidaritas dalam komunitas otomotif dan olahraga menembak dapat menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi tantangan sosial ke depan.
“Spirit brotherhood yang terbangun di PERIKHSA, termasuk di PERIKHSA 4×4 COMMUNITY, adalah modal sosial yang sangat kuat. Ini bisa menjadi perekat persatuan sekaligus sarana membangun karakter kebangsaan,” pungkas Bamsoet. (*)






