Alumni GMNI Bengkulu Nilai Prasetyo Hadi Tampilkan Kepemimpinan Ideologis dan Komunikatif

BEMGKULU – BELA RAKYAT – Ketua DPD Persatuan Alumni (PA) GMNI Provinsi Bengkulu, H. Hairul Mu’min, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi terhadap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang dinilainya berhasil membangun komunikasi publik pemerintah secara efektif sekaligus tetap memegang teguh nilai-nilai ideologis yang diwariskan Bung Karno.

Pria yang akrab disapa Elung itu menilai kemampuan komunikasi Prasetyo Hadi menjadi salah satu faktor penting dalam menjembatani berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, penyampaian yang tenang, sistematis, dan mudah dipahami membuat berbagai kebijakan dapat diterima publik tanpa memunculkan polemik yang tidak perlu.

“Komunikasi publik yang baik merupakan modal penting dalam pemerintahan. Pak Prasetyo mampu menjelaskan arah kebijakan pemerintah dengan bahasa yang lugas, sehingga masyarakat lebih mudah memahami substansi yang disampaikan,” ujar Elung dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Selain kemampuan komunikasi, Elung juga menyoroti perjalanan karier Prasetyo Hadi yang dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda. Menurutnya, posisi strategis yang kini diemban Prasetyo merupakan hasil proses panjang, bukan sesuatu yang diraih secara instan.

Lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut disebut telah melalui berbagai tahapan pengabdian yang membentuk karakter kepemimpinannya. Karena itu, Elung menilai rekam jejak Prasetyo layak dijadikan contoh bagi kalangan muda, khususnya mereka yang memiliki semangat nasionalisme.

Di sisi lain, Elung melihat Prasetyo Hadi mampu memainkan peran sebagai penghubung antara pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat. Kemampuan membangun komunikasi politik yang inklusif dinilai ikut mendukung kelancaran implementasi berbagai kebijakan pemerintah.

“Figur seperti ini mampu merangkul berbagai kalangan sehingga proses pemerintahan berjalan lebih efektif dan kondusif,” katanya.

Sebagai sesama keluarga besar GMNI, Elung juga menilai Prasetyo Hadi tetap konsisten menjaga semangat marhaenisme dalam menjalankan tugas kenegaraan. Ia menyoroti komitmen Prasetyo yang kerap menegaskan pentingnya menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai pijakan dalam pembangunan ekonomi nasional.

Menurut Elung, konsistensi terhadap amanat konstitusi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan sekaligus mengantarkan Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas.

“Komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat merupakan bagian dari warisan pemikiran Bung Karno yang tetap relevan untuk menjawab tantangan bangsa ke depan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *