Di Balik Kesusahan Ada Kemudahan yang Begitu Dekat

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Anggota DPR RI /F-PKS / Kalimantan Selatan I

Saudaraku yang dirahmati Allah,

Bacaan Lainnya

Seringkali kita berputus asa tatkala mendapatkan kesulitan atau cobaan. Dada terasa sesak, air mata tak terbendung, seolah dunia runtuh menimpa kita. Padahal Allah telah memberi janji yang PASTI, janji yang tidak pernah diingkari, bahwa di balik kesulitan, pasti ada jalan keluar yang begitu dekat. Bahkan kemudahan itu tidak datang setelah kesulitan, tapi bersama kesulitan.

Mari kita tadabburi lebih dalam.
1. JANJI ALLAH YANG DIULANG DUA KALI
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا – إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Fa inna ma’al-‘usri yusraa, inna ma’al-‘usri yusraa

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah 94: 5-6)

Para ulama ahli bahasa Arab menjelaskan keajaiban ayat ini.

Kata الْعُسْرِ (al-‘usri) – kesulitan – disebutkan dengan alif lam (ma’rifah), artinya kesulitan itu SATU, itu-itu saja. Sedangkan kata يُسْرًا (yusraa) – kemudahan – disebutkan dalam bentuk nakirah (tanpa alif lam), yang menunjukkan ia BERBILANG dan bermacam-macam.

Karena itu Al-Hasan Al-Bashri mengatakan sebuah kaidah emas: Ketika turun surat Alam Nasyrah ayat 5-6, Rasulullah SAW bersabda dengan gembira, “Kabarkanlah bahwa akan datang pada kalian kemudahan. Karena satu kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan.”

Allahu Akbar! Satu kesulitan yang sedang kamu hadapi hari ini, sesungguhnya sedang dikepung oleh DUA kemudahan dari Allah dari segala arah. Satu kesulitanmu tidak akan pernah menang.

2. DALIL-DALIL PENGUAT : ALLAH TIDAK PERNAH MENINGGALKAN HAMBANYA

Dalil Kedua: Akhir Kesempitan Adalah Kelapangan
سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath-Thalaq: 7)
Ini adalah sunnatullah. Malam yang paling gelap sekalipun pasti akan berganti fajar.

Dalil Ketiga: Allah Tidak Membebani Di Luar Kemampuan
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)

Jika Allah titipkan ujian itu di pundakmu, itu artinya Allah tahu kamu KUAT. Allah tahu kamu MAMPU. Allah tidak salah alamat.

Dalil Keempat: Janji Kemenangan Bagi Yang Sabar

Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan itu bersama kesempitan, dan bersama kesulitan ada kemudahan.” (HR. Tirmidzi)

Dan Nabi SAW juga bersabda: “Bersama kesulitan, ada kemudahan. Oleh karena itu, masihkah ada keraguan dengan janji Allah & Rasul-Nya ini?”

 3. KISAH SEJARAH : BUKTI NYATA JANJI ITU

a) Kisah Nabi Yusuf AS – Dari Sumur Gelap ke Singgasana Mesir
Bayangkan, seorang anak dibuang ke sumur oleh saudaranya sendiri, dijual sebagai budak, difitnah, dan dipenjara bertahun-tahun tanpa salah. Kesulitan berlapis-lapis. Tapi apa akhirnya? Allah angkat ia menjadi Bendahara Negara Mesir, dan kesulitan itu sendiri yang menjadi jalan menuju kemuliaannya. Jika tidak dibuang ke sumur, ia tidak akan sampai ke istana.

b) Kisah Nabi Ayyub AS – 18 Tahun Sakit Tak Bertepi

Nabi Ayyub kehilangan harta, anak-anak, dan kesehatannya selama 18 tahun. Tubuhnya hancur dimakan penyakit. Namun lisannya tak pernah berhenti berzikir. Apa yang ia ucapkan?
أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Ya Rabb, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83)

Allah pun menyembuhkannya seketika dan mengembalikan semuanya dua kali lipat.

c) Kisah Rasulullah SAW di Gua Tsur
Saat hijrah, Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur. Kaum Quraisy sudah di depan mulut gua. Abu Bakar sangat cemas. Apa kata Rasulullah?
لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

“Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At-Taubah: 40)
Pada detik paling terjepit, Allah kirimkan sarang laba-laba dan burung merpati untuk menutupi jejak mereka. Pertolongan Allah itu begitu dekat.

d) Kisah Imam Ahmad bin Hanbal
Imam Ahmad dicambuk, dipenjara, dan disiksa oleh penguasa karena mempertahankan akidah Al-Quran adalah Kalamullah. Punggungnya berdarah-darah. Tapi ia bersabar. Dan setelah kesulitan itu, Allah angkat derajatnya menjadi Imam Ahlus Sunnah, yang namanya harum hingga kiamat.
4. RAHASIA MENGAPA KEMUDAHAN ITU BEGITU DEKAT
Mengapa sebagian orang merasa kemudahan itu lama datang? Karena kuncinya belum kita pakai.
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq: 3)
Inilah rahasianya: TAQWA dan TAWAKKAL.

Taqwa adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah, bahkan saat sulit. Tawakal adalah menyandarkan hati sepenuhnya kepada Allah setelah ikhtiar maksimal. Inilah sebab terbesar seseorang keluar dari kesulitan.

Imam Ibnul Qayyim berkata: “Kesempitan hati, kegundahan, kesedihan itu datang karena dua hal: melalaikan Allah dan tidak bertawakal kepada-Nya.”

5. MATERI KEKINIAN : UNTUK KITA YANG LELAH HARI INI
Wahai saudaraku yang hari ini mungkin sedang:

✓ Terlilit utang pinjol, cicilan menumpuk. Ingat, rezeki sudah dijamin, tapi surga belum dijamin. Shalatmu jangan ditinggalkan karena mengejar cicilan. Allah yang mendatangkan kesulitan bayaran itu, Allah juga yang punya 1001 cara melunasinya dari arah yang tak kau sangka.

✓ Kena PHK, usaha bangkrut, burnout dan anxiety. Dunia hari ini mengajarkan healing ke gunung dan pantai. Islam mengajarkan healing terbaik adalah sujud. Dunia bilang self-love, Islam bilang Allah-love. Ketika kamu kembali kepada Allah, Allah akan kembalikan dunia kepadamu dalam keadaan tunduk.

✓ Sakit yang tak kunjung sembuh, jodoh yang tak kunjung datang, rumah tangga yang retak. Ketahuilah, Allah sengaja mengulur waktu terkabulnya doamu karena Allah RINDU mendengar rintihanmu di sepertiga malam. Allah menunda bukan menolak. Allah tidak memberi apa yang kamu mau, tapi Allah memberi apa yang kamu BUTUHKAN.

Ujian kekinian kita bukan kurangnya info motivasi, tapi lemahnya koneksi dengan Allah. Kita terlalu sibuk scroll TikTok mencari solusi, tapi lupa membuka mushaf. Kita curhat ke semua orang di Story, tapi lupa curhat di atas sajadah.

Padahal rumusnya sederhana:
Sabar + Shalat + Tawakal = Kemudahan.
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.” (QS. Al-Baqarah: 45)

PENUTUP

Saudaraku…

Jika hari ini jalanmu terasa buntu, ingatlah, Allah sedang menutup satu pintu agar kamu mengetuk pintu-Nya yang lain, pintu langit.

Jika hari ini kamu menangis, ingatlah, setiap tetes air matamu yang jatuh karena sabar, Allah hitung sebagai pahala.

Yakinlah…! Bahwa di balik Kesulitan, Ada Kemudahan yang Begitu Dekat. Sedekat urat lehermu. Sedekat doamu yang baru saja kau panjatkan.

Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *