Selamat Bertugas! Gde Sumarjaya Linggih Dipercaya Jadi Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI

JAKARTA – BELA RAKYAT –  Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Bali, Gde Sumarjaya Linggih, yang akrab disapa Demer, mendapat penugasan baru di internal Fraksi Partai Golkar DPR RI. Politisi senior Partai Golkar tersebut dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI sejak 18 Agustus 2026.

Penugasan Demer menjadi Sekretaris Fraksi Golkar dilakukan untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan Sari Yuliati. Sari sebelumnya dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPR RI menggantikan Adies Kadir yang kemudian terpilih menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Bacaan Lainnya

Demer membenarkan penugasan tersebut. Ia mengatakan, kepercayaan itu merupakan penugasan langsung dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

“Saya mendapat penugasan itu, sejak 18 Agustus kemarin. Saya menjadi Sekretaris Fraksi, karena mengisi kekosongan,” ujar Demer.

Sebagai Sekretaris Fraksi, Demer akan memiliki peran penting dalam mengelola berbagai kebutuhan internal Fraksi Partai Golkar di DPR RI. Posisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga memastikan koordinasi dan manajemen anggota fraksi berjalan dengan baik.

Demer menjelaskan, terdapat perbedaan fokus tugas antara Ketua Fraksi dan Sekretaris Fraksi. Ketua Fraksi lebih banyak menjalankan komunikasi eksternal, termasuk berhubungan dengan pimpinan fraksi lain maupun pemerintah. Sementara Sekretaris Fraksi lebih berkonsentrasi pada manajemen internal fraksi.

“Kalau Ketua Fraksi hubungannya lebih ke luar dan menjalin komunikasi dengan ketua fraksi lainnya serta pemerintah. Sedangkan Sekretaris Fraksi lebih ke manajemen internal fraksi,” jelasnya.

Menurut Demer, Sekretaris Fraksi juga bertugas menyiapkan berbagai hal yang menjadi petunjuk Ketua Umum Partai Golkar maupun Ketua Fraksi Golkar DPR RI.

“Sekretaris Fraksi itu mengatur manajemen anggota fraksi,” ungkapnya.

Tugas tersebut langsung dijalankan Demer. Salah satunya dengan menandatangani berbagai surat yang berkaitan dengan kegiatan Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Demer juga telah menjalankan tugas strategis lainnya, termasuk menandatangani pandangan umum Fraksi Partai Golkar terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 yang dibacakan oleh anggota Fraksi Golkar, Nurul Arifin, dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Meski mendapat tambahan amanah di struktur fraksi, Demer memastikan tidak ada perubahan terhadap keanggotaannya di Komisi VI DPR RI.

“Mengenai keanggotaan saya di Komisi VI, tidak mengalami perubahan. Saya tetap duduk di sana,” tegasnya.

Dengan demikian, Demer kini menjalankan dua tanggung jawab penting sekaligus, yakni sebagai anggota Komisi VI DPR RI dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Profil Gde Sumarjaya Linggih alias Demer

Gde Sumarjaya Linggih, atau yang lebih populer dengan sapaan Demer, merupakan salah satu politisi senior Partai Golkar yang berasal dari Bali. Ia dikenal sebagai figur yang cukup lama berkecimpung dalam dunia politik nasional sekaligus menjadi salah satu representasi Bali di DPR RI.

Demer merupakan politisi asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali. Kiprahnya sebagai wakil rakyat telah berlangsung selama beberapa periode sehingga membuatnya cukup berpengalaman dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan, baik di komisi maupun dalam struktur internal Partai Golkar.

Demer tercatat telah menjalani lima periode sebagai anggota DPR RI. Pengalaman panjang tersebut membuatnya memahami dinamika parlemen sekaligus proses pengambilan kebijakan di tingkat nasional.

Pada periode 2019–2024, Demer pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. Ia menjalankan jabatan tersebut sejak Oktober 2019 hingga Maret 2022.

Komisi VI DPR RI sendiri memiliki lingkup tugas yang berkaitan dengan sejumlah sektor strategis, antara lain perdagangan, kawasan perdagangan, koperasi dan UMKM, BUMN, investasi serta persaingan usaha. Pengalaman Demer di komisi tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota parlemen.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI, Demer tetap melanjutkan tugasnya sebagai anggota Komisi VI DPR RI hingga sekarang.

Di tingkat politik daerah, Demer juga dipercaya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Bali. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur penting dalam dinamika politik Partai Golkar di Pulau Dewata.

Demer juga tercatat sebagai satu-satunya anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari Bali. Karena itu, kiprahnya di parlemen tidak hanya membawa mandat sebagai anggota DPR RI, tetapi juga menjadi salah satu representasi politik Bali di tingkat nasional.

Dengan pengalaman lima periode sebagai anggota DPR RI, pengalaman sebagai pimpinan Komisi VI, serta tanggung jawabnya sebagai Ketua DPD I Golkar Bali, penunjukan Demer sebagai Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI menambah peran strategis yang harus dijalankannya di parlemen.

Demer sendiri menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia tidak melihat penugasan baru itu sebagai beban, melainkan sebagai tanggung jawab organisasi yang harus dilaksanakan secara profesional.

Penugasan Demer sebagai Sekretaris Fraksi Golkar juga berlangsung bersamaan dengan rotasi sejumlah pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) di lingkungan Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji membenarkan adanya rotasi tersebut. Pergantian itu tertuang dalam Surat Fraksi Partai Golongan Karya Nomor SJ.00.1384 FPG/DPR RI/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Sekretariat Jenderal DPR RI.

Dalam rotasi tersebut, posisi Ketua Komisi X DPR RI yang sebelumnya ditempati Hetifah Sjaifudian kini dipercayakan kepada Agung Widyantoro. Sementara Ketua Komisi XII DPR RI yang sebelumnya dijabat Bambang Patijaya digantikan Melchias Markus Mekeng.

Golkar juga melakukan pergantian sejumlah posisi wakil ketua komisi. Agun Gunanjar Sudarsa ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komisi II menggantikan Zulfikar Arse Sadikin. Daniel Mutaqien Syafiuddin menjadi Wakil Ketua Komisi III menggantikan Sari Yuliati, sedangkan Hanan A Rozak ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komisi IV menggantikan Panggah Susanto.

Selain itu, Agung Widyantoro yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI digantikan Hasan Basri Agus sebagai Wakil Ketua MKD dari Fraksi Partai Golkar.

Di tengah perubahan struktur tersebut, Demer dipercaya mengisi posisi Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI. Pengalaman panjangnya di parlemen diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal fraksi sekaligus mendukung pelaksanaan agenda politik dan legislasi Partai Golkar di DPR RI.

Bagi Demer, amanah tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai wakil rakyat. Setelah lima periode berada di parlemen dan menjalankan berbagai penugasan, kini ia kembali mendapat tanggung jawab baru untuk mengawal manajemen internal Fraksi Golkar DPR RI.

Dengan tetap bertugas di Komisi VI DPR RI dan sekaligus menjalankan fungsi Sekretaris Fraksi, Demer akan berada pada posisi yang cukup strategis dalam mengawal kerja-kerja parlemen sekaligus memastikan koordinasi internal Fraksi Partai Golkar berjalan efektif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *