SMK Go Global Buka Jalan Talenta Muda Indonesia Bersaing di Dunia Kerja Internasional

JAKARTA – BELA RAKYAT –  Pemerintah terus mendorong generasi muda Indonesia agar memiliki kompetensi dan kesiapan untuk bersaing di pasar kerja internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program SMK Go Global Batch I yang membuka kesempatan bagi lulusan Indonesia untuk mengembangkan karier di berbagai negara tujuan secara aman, prosedural, dan terlindungi.

Informasi mengenai program tersebut disampaikan Menteri Mukhtarudin melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam pesannya, ia mengajak generasi muda Indonesia untuk mempersiapkan diri menjadi talenta yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi standar dunia kerja global.

Bacaan Lainnya

“SMK Go Global hadir untuk membuka jalan bagi talenta muda Indonesia menuju dunia kerja internasional,” demikian pesan yang dikutip dari unggahan Instagram pribadi Menteri Mukhtarudin.

Program tersebut, menurut informasi yang disampaikan, diarahkan untuk memperkuat kompetensi calon pekerja migran Indonesia melalui peningkatan kapasitas, sertifikasi, pemahaman standar kerja global, penempatan secara prosedural, serta pelindungan menyeluruh.

Menteri Mukhtarudin juga mengajak para lulusan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sejak dini.

“Jadilah bagian dari talenta muda Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing secara global,” tulisnya.

Pendaftaran Dibuka 12–16 Agustus 2026

Dalam informasi SMK Go Global Batch I, pemerintah menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka mulai 12 hingga 16 Agustus 2026.

Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi lulusan Indonesia untuk mendapatkan akses menuju dunia kerja internasional dengan proses yang dipersiapkan secara lebih terstruktur.

Pendaftaran dilakukan melalui unit BP3MI di berbagai wilayah Indonesia. Informasi mengenai pendaftaran dan ketentuan program juga dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Enam Kawasan Tujuan

Program SMK Go Global Batch I membuka peluang penempatan di sejumlah negara dan kawasan. Di antaranya Malaysia, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Timur Tengah, serta kawasan Eropa.

Sementara itu, sektor pekerjaan yang dipersiapkan cukup beragam, mulai dari kesehatan dan caregiver, hospitality atau perhotelan dan layanan, manufaktur, transportasi, agrikultur, konstruksi, hingga sektor kelautan dan pelayaran (seabased).

Keragaman sektor tersebut memberikan peluang bagi lulusan dengan berbagai latar belakang keterampilan untuk menyesuaikan kompetensinya dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Syarat Peserta

Adapun peserta yang berminat mengikuti program ini setidaknya harus berusia 18 tahun.

Sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain fotokopi Kartu Keluarga (KK), KTP, kartu Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS), surat keterangan sehat, ijazah pendidikan terakhir, serta Kartu Kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja dari Dinas Ketenagakerjaan setempat.

Peserta juga diminta melengkapi sejumlah surat pernyataan, termasuk kesanggupan mengikuti program peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia atau pekerja migran Indonesia, pernyataan berminat bekerja ke luar negeri, serta izin dari orang tua, wali, suami, atau istri untuk mengikuti proses peningkatan kapasitas dan penempatan ke luar negeri.

Dokumen keterampilan teknis, kemampuan bahasa, maupun pengalaman kerja di bidang yang dipilih juga menjadi nilai tambah meskipun dalam informasi program disebutkan sebagai dokumen yang diutamakan dan tidak bersifat wajib.

Seleksi Dilakukan Bertahap

Proses seleksi peserta SMK Go Global Batch I dilakukan melalui sejumlah tahapan.

Dimulai dari pengumuman pendaftaran, pendaftaran melalui tautan yang disediakan BP3MI, pengunggahan dokumen persyaratan, hingga proses verifikasi administrasi dan kelengkapan dokumen.

Setelah verifikasi, peserta akan mendapatkan pengumuman hasil administrasi untuk kemudian mengikuti tes tertulis dan wawancara.

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi selanjutnya melakukan pendaftaran ulang sebelum memasuki tahap pelatihan.

Mekanisme tersebut dirancang agar calon peserta tidak hanya memiliki minat bekerja ke luar negeri, tetapi juga mempunyai kesiapan kompetensi dan mental untuk menghadapi lingkungan kerja internasional.

Dorong Generasi Muda Siapkan Kompetensi

Program SMK Go Global sekaligus menjadi momentum bagi generasi muda untuk melihat peluang kerja di luar negeri bukan sekadar sebagai kesempatan mendapatkan penghasilan, tetapi juga sebagai ruang untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman, profesionalisme, dan daya saing.

Pesan yang disampaikan Menteri Mukhtarudin menekankan pentingnya mempersiapkan diri sebelum proses pendaftaran dimulai.

Dengan adanya penguatan kompetensi, sertifikasi, standar kerja global, proses penempatan yang prosedural, serta pelindungan pekerja migran, generasi muda Indonesia diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang memiliki daya saing di tingkat internasional.

Pendaftaran SMK Go Global Batch I berlangsung pada 12–16 Agustus 2026. Calon peserta dapat mengikuti informasi resmi melalui BP3MI di wilayah masing-masing dan kanal resmi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Program ini diharapkan menjadi salah satu pintu bagi talenta muda Indonesia untuk “mendunia” dengan kompetensi, profesionalisme, dan perlindungan yang lebih baik.

Lokasi & Link Pendaftaran

​Pendaftaran dilakukan di BP3MI di seluruh Indonesia. Kunjungi link pendaftaran yang tersedia di setiap unit BP3MI wilayah Anda:

​1. BP3MI Aceh

2. ​BP3MI Sumatera Utara

​3. BP3MI Kepulauan Riau

4. ​BP3MI Riau

​5. BP3MI Sumatera Barat

​6. BP3MI Sumatera Selatan

​7. BP3MI Lampung

​8. BP3MI DKI Jakarta

​9. BP3MI Banten

10. ​BP3MI Jawa Barat

11. ​BP3MI D.I. Yogyakarta

12. ​BP3MI Jawa Tengah

13. ​BP3MI Jawa Timur

14. ​BP3MI Bali

​15. BP3MI Nusa Tenggara Barat

​16. BP3MI Nusa Tenggara Timur

​17. BP3MI Kalimantan Selatan & Tengah

​18. BP3MI Kalimantan Barat

​19. BP3MI Kalimantan Utara

20. ​BP3MI Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, & Maluku Utara

​21. BP3MI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, & Papua

​22. BP3MI Sulawesi Tengah

23. ​BP3MI Sulawesi Tenggara

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *