Kunjungan PM India ke Indonesia Diproyeksikan Perkuat Kemitraan Strategis, DPR Soroti Peluang Ekonomi hingga Keamanan Maritim

SAMARINDA: BELA RAKYAT –  Rencana kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 dipandang sebagai momentum penting untuk membawa hubungan bilateral kedua negara ke level yang lebih strategis. Di balik agenda diplomatik tersebut, berbagai kerja sama di bidang ekonomi, teknologi, pertahanan, hingga keamanan maritim diproyeksikan menjadi fokus utama pembahasan antara Indonesia dan India.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai lawatan Modi bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan membuka peluang lahirnya sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang akan memperkuat hubungan kedua negara dalam berbagai sektor strategis.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut disampaikan Sukamta saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI di Semarang, Jawa Tengah.

India Dinilai Mitra Strategis Indonesia

Menurut Sukamta, India saat ini merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia dan memiliki posisi strategis sebagai kekuatan baru di kawasan Indo-Pasifik. Dengan jumlah penduduk yang sangat besar serta perkembangan industrinya yang pesat, India dinilai memiliki banyak kesamaan kepentingan dengan Indonesia.

“India merupakan negara yang sedang menuju kemajuan seperti halnya Indonesia, sehingga ini akan menjadi kesempatan yang bagus bagi kedua negara untuk menjalin kerja sama pada sektor strategis,” kata Sukamta.

Ia menilai hubungan Indonesia dan India memiliki karakter yang saling melengkapi sehingga kerja sama yang dibangun akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Peluang Besar di Bidang Perdagangan dan Teknologi

Dalam pandangan Komisi I DPR RI, sektor ekonomi diperkirakan menjadi salah satu pembahasan utama dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi.

Indonesia memiliki sejumlah komoditas unggulan yang menjadi kebutuhan India, terutama minyak sawit. Sebaliknya, India dinilai unggul dalam pengembangan teknologi, digitalisasi, serta industri manufaktur yang dapat mendukung percepatan pembangunan nasional.

Sukamta menilai sinergi tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kemitraan ekonomi.

“Kesempatan yang sangat bagus untuk menjalin kerja sama yang lebih erat, di mana India dan Indonesia memiliki komplemen untuk saling menguntungkan. Indonesia memiliki komoditas yang diinginkan India terutama sawit. Sebaliknya, India mempunyai pengembangan teknologi yang dibutuhkan Indonesia,” ujarnya.

Keamanan Maritim Diproyeksikan Jadi Agenda Prioritas

Selain ekonomi, isu pertahanan dan keamanan maritim diperkirakan menjadi salah satu fokus utama pembicaraan kedua pemimpin.

Sebagai dua negara maritim besar di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia dan India memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional, keamanan kawasan, serta memperkuat kerja sama pertahanan menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang.

Komisi I DPR RI memandang penguatan kolaborasi di bidang pertahanan akan semakin penting mengingat kawasan Indo-Pasifik menjadi pusat perhatian dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Modi Dijadwalkan Bertemu Presiden dan Berpidato di DPR

Berdasarkan agenda yang telah disiapkan pemerintah, Narendra Modi akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Istana Negara pada 7 Juli 2026. Pertemuan tersebut akan dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan.

Pada malam harinya, Modi dijadwalkan menghadiri kegiatan bersama komunitas India di Indonesia.

Agenda lain yang menjadi sorotan adalah rencana pidato Modi di hadapan parlemen Indonesia. Dalam pidato tersebut, Perdana Menteri India diperkirakan akan menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan kawasan Indo-Pasifik, tantangan global, serta arah masa depan hubungan Indonesia dan India.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta sebelum bertolak menuju Australia dan Selandia Baru sebagai bagian dari rangkaian lawatan kenegaraannya di kawasan.

DPR Optimistis Hubungan Indonesia–India Semakin Erat

Komisi I DPR RI berharap kunjungan tersebut menghasilkan berbagai kesepakatan konkret yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama internasional.

Bagi DPR, kemitraan strategis dengan India tidak hanya penting dari sisi perdagangan dan investasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik. Dengan kesamaan kepentingan sebagai negara demokrasi besar dan kekuatan maritim, Indonesia dan India dinilai memiliki peluang besar untuk membangun kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *