JAKARTA – Suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat perjuangan terasa begitu kuat dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kesatuan Perempuan Partai Golkar yang digelar melalui acara tasyakuran dan doa bersama. Momentum tersebut menjadi penanda perjalanan panjang organisasi perempuan Partai Golkar dalam memperkuat peran perempuan Indonesia di panggung politik, sosial, dan pembangunan bangsa.
Acara yang dihadiri kader perempuan Partai Golkar dari berbagai daerah itu berlangsung khidmat namun tetap semarak. Dominasi warna kuning khas Partai Golkar memenuhi ruangan, memperlihatkan soliditas dan semangat persatuan para kader perempuan. Lagu-lagu perjuangan dan yel-yel organisasi menggema, membangkitkan optimisme sekaligus rasa bangga atas perjalanan panjang KPPG selama 24 tahun terakhir.
Dalam video dokumentasi kegiatan, tampak para kader perempuan mengenakan busana bernuansa kuning dan putih berdiri dengan penuh semangat sambil memberikan tepuk tangan meriah saat prosesi pemotongan tumpeng dilakukan. Sorot wajah bahagia, senyum hangat, dan suasana akrab memperlihatkan kedekatan emosional antarkader yang telah lama berjuang bersama membesarkan organisasi perempuan berlambang pohon beringin tersebut.
Di tengah acara, hadir Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Adde Rosi Khoerunnisa yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Pimpinan Pusat KPPG periode 2024–2029. Kehadiran Adde Rosi menjadi salah satu perhatian dalam acara tersebut, terutama karena kiprahnya yang aktif mendorong penguatan peran perempuan dalam politik dan pembangunan sosial kemasyarakatan.
Dalam suasana penuh rasa syukur itu, Adde Rosi menegaskan bahwa usia 24 tahun bukan sekadar angka perjalanan organisasi, melainkan simbol kedewasaan gerakan perempuan Golkar dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Menurutnya, KPPG telah membuktikan diri sebagai wadah strategis bagi perempuan Indonesia untuk tumbuh menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
“Momentum HUT ke-24 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak boleh berhenti. KPPG harus terus hadir menjadi rumah besar bagi perempuan-perempuan hebat yang siap mengabdi untuk rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya di sela acara.
Prosesi pemotongan tumpeng menjadi salah satu momen paling berkesan dalam acara tersebut. Tumpeng berwarna kuning yang tersaji lengkap dengan aneka lauk tradisional dipotong secara simbolis sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang KPPG. Tepuk tangan para kader langsung menggema ketika potongan pertama diberikan sebagai simbol penghormatan terhadap dedikasi dan perjuangan kader perempuan Golkar selama ini.
Tak hanya menjadi seremoni, tasyakuran itu juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader untuk melihat kembali kontribusi nyata KPPG dalam meningkatkan partisipasi perempuan di bidang politik, pendidikan, ekonomi, hingga pemberdayaan keluarga. Selama dua dekade lebih, KPPG dinilai berhasil melahirkan banyak kader perempuan yang kini menduduki posisi strategis, baik di parlemen maupun pemerintahan daerah.
Dalam video kegiatan, tampak pula suasana penuh antusias saat para kader berdiri sambil mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka. Beberapa kader terlihat menyanyikan lagu organisasi dengan penuh semangat, sementara yang lain saling berpelukan dan berbincang hangat. Nuansa kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan kuatnya solidaritas internal organisasi.
Adde Rosi juga menegaskan bahwa KPPG akan terus memperkuat konsolidasi hingga ke daerah-daerah agar gerakan perempuan Golkar semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, tantangan bangsa ke depan membutuhkan kehadiran perempuan-perempuan yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan kepemimpinan yang baik.
“Kita ingin perempuan Golkar menjadi pelopor dalam menjaga ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa KPPG memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal kemenangan Partai Golkar di berbagai momentum politik mendatang. Karena itu, penguatan kapasitas kader perempuan akan terus menjadi prioritas utama organisasi.
Perayaan HUT ke-24 KPPG kali ini sekaligus memperlihatkan bahwa perempuan Partai Golkar tetap solid dan optimistis menghadapi masa depan. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, KPPG diyakini akan semakin berperan sebagai kekuatan penting dalam melahirkan kepemimpinan perempuan Indonesia yang berkualitas.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh kader yang hadir. Senyum dan semangat para peserta menjadi gambaran bahwa perjalanan panjang KPPG masih akan terus berlanjut, membawa harapan baru bagi perempuan Indonesia untuk terus bergerak, berkarya, dan mengabdi bagi bangsa.






