JAKARTA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Warga Kalimantan Selatan di Jakarta yang dihadiri Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan I Habib Aboe Bakar Alhabsyi. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi warga Banua di perantauan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan khas masyarakat Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Habib Aboe menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat berkumpul bersama warga Banjar dan masyarakat Kalimantan Selatan yang selama ini tinggal dan berjuang di ibu kota.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena pada hari ini kita, warga Banua yang berada di perantauan, dapat berkumpul dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan pada acara halal bihalal warga Kalimantan Selatan di Jakarta,” ujar Habib Aboe di Kraton Majapahit Jakarta Jl. Raya Mabes Hankam No. 45, Ceger Cipayung, Jakarta Timur, Ahad (10/5/2026).
Ia juga menyampaikan pantun khas Banjar yang disambut hangat para peserta.
“Pergi ke pasar membeli wadai,
Tak lupa membeli ikan haruan,
Walau jauh di tanah rantau ini,
Urang Banua tetap bersaudaraa,” tuturnya.
Menurut Habib Aboe, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan mempererat hubungan antarsesama warga Banua di tanah rantau.
“Atas nama pribadi, saya menyampaikan rasa bahagia dan bangga bisa bertemu dengan pian sabarataan, sesama urang Banjar dan warga Kalimantan Selatan yang selama ini berjuang dan berkarya di ibu kota,” katanya.
Politisi senior itu menegaskan, semangat kebersamaan dan nilai kekeluargaan masyarakat Banjar harus terus dijaga, meski berada jauh dari kampung halaman. Ia berharap paguyuban dan komunitas warga Kalimantan Selatan di Jakarta dapat terus menjadi wadah untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain.
“Halal bihalal seperti ini sangat penting, bukan hanya untuk saling memaafkan setelah Idulfitri, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan menjaga rasa persaudaraan di tanah rantau,” ujarnya.
Habib Aboe juga menilai keberadaan komunitas warga Banua di Jakarta memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya Kalimantan Selatan agar tetap hidup di tengah kehidupan metropolitan.
“Walaupun kita tinggal jauh dari kampung halaman, semangat kebersamaan dan nilai-nilai kekeluargaan urang Banua harus tetap kita jaga. Saya berharap paguyuban ini terus menjadi wadah saling mendukung, saling membantu, dan menjaga identitas serta budaya Kalimantan Selatan di Jakarta,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, ia berharap kebersamaan warga Banua di perantauan terus membawa keberkahan dan memperkuat persatuan antarwarga Kalimantan Selatan di mana pun berada.
“Mudah-mudahan kebersamaan ini membawa keberkahan, memperkuat persatuan, dan semakin menumbuhkan rasa cinta kepada Banua tercinta,” katanya.
Ia pun menutup sambutan dengan ucapan Hari Raya Idulfitri dan pantun penuh makna tentang pentingnya menjaga silaturahmi.
“Kain sasirangan indah warnanya,
Dipakai rapi di hari bahagia,
Silaturahmi terus dijaganya,
Para warga Banua selalu bersaudara.”
“Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.






